SEBELUM meninggalkan gedung DPRD, Gubernur Prof Nurdin Abdullah kepada wartawan menjelaskan, dirinya harus segera ke Sidrap karena agenda di dana sudah dijadwalkan dari awal.
“Jadwal sudah dibuat. Kalau saya janji baru saya batalkan, bagaimana. Ini masyarakat loh. Nanti kita kehilangan kepercayaan,” ungkap Nurdin.
Dia menekankan, antara eksekutif dan legislatif ada hubungan kemitraan. Harus saling memahami.
“Ini sebenarnya tidak perlu saya hadir. Sekda kan sudah cukup,” tegasnya.
Nurdin menekankan jangan sampai ada persepsi bahwa eksekutif tidak didukung oleh DPRD. Kehadirannya pada sidang paripurna tersebut merupakan wujud jika eksekutif ingin membangun kemitraan.
“Saya mau sampaikan, waktu dua bulan itu, pengantin baru pun masih kaku. Pak ketua kemarin sama-sama di rumah. Sudah minta izin tidak hadir,” tambahnya. (rhm/rus)
NA: Sebenarnya Saya tak Perlu Hadir
×

