MAKASSAR, BKM –Sampah plastik masih menjadi permasalahan serius di Indonesia bahkan dunia. Jumlah timbulan sampah plastik diperkirakan sebesar 14 persen dari total jumlah timbulan harian atau 24.500 ton per hari, ini setara dengan setara 8,96 juta ton per tahun.
Untuk itu, Ketua PKK Sulsel Liestiaty F Nurdin mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik.
“Pesan saya kurangi pemakaian plastik, saya ingin sekali masyarakat kita tidak lagi memakai botol plastik untuk minum,” kata Liestiaty.
Hal ini, dia sampaikan saat berada di stan sosialisasi pemilahan sampah pada kegiatan Car Free Day (CFD) dengan Kampanye Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, di Jalan Jendral Sudirman, Minggu (9/12).
Untuk mendukung hal tersebut, dia mempraktikan dengan selalu membawa botol minum kemana-mana.
“Saya bawa tumbler, ini harus, karena sampah (plastik) kita sudah hampir 11 juta ton pertahun, ini untuk Indonesia,” Sebutnya.
Lanjutnya, apalagi sampah plastik ini perlu seratus tahun baru hancur, jika dibakar akan jadi racun.
Pada kesempatan itu, Lies juga mengajak masyarakat untuk bergerak selama 30 menit sehari. Baik itu dengan berolahraga.
Dengan berolah raga secara teratur maka tubuh akan sehat dan bugar dan lebih produktif. Selain itu, dengan rajin berolah raga maka risiko penyakit degeneratif seperti hipertensi, stroke, dan diabetes akan menurun.
“Bagaimana kita hidup sehat, setidaknya-tidaknya kita harus bergerak 30 menit sehari. Karena dengan masyarakat sehat, negara akan kuat,” kata Liestiaty. (rhm)
Ketua PKK Ajak Kurangi Penggunaan Plastik
×

