pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Jauh-jauh NA dan Rombongan ke Jepang Belajar Soal Garam dan Jeruk

MAKASSAR, BKM — Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah saat ini berada di Jepang. NA didampingi dua kepala dinas dari Pemprov Sulsel. Yakni Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel Sulkaf Latief, dan Kepala Dinas Peternakan Abd Azis.
Mantan bupati Bantaeng dua periode itu juga memboyong beberapa kepala daerah. Di antaranya Bupati Bulukumba Sukri Sappewali, Wali Kota Palopo Judas Amir, dan Bupati Jeneponto Ikhsan Iskandar. Nurdin mengunjungi Provinsi Ehime di Negara Sakura itu untuk menindaklanjuti kerja sama sister province yang digagas kedua belah pihak.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulawesi Selatan Sulkaf S Latief, mengatakan salah satu agenda yang dilakukan di Jepang adalah melakukan survei tentang pengolahan garam. Juga cara budidaya ikan laut, serta pelabuhan higienis.
Sulkaf menjelaskan, mereka mengunjungi pabrik pengolahan garam di Hakata Salt, di Kota Imabari, 70 km dari Matsuyama yang merupakan Ibukota Prepekture (Provinsi) Ehime.
Pabrik modern ini sendiri memperoleh bahan baku impor dari Mexico dan Australia, lalu kemudian diproses menjadi garam konsumsi.
“Garam ini untuk diekspor ke berbagai negara. Termasuk ke Indonesia. Dari di sini diperlihatkan garam dapat dibuat sabun yang harganya sampai Rp250 ribu. Ada pula es krim yang ditaburi dengan garam,” kata Sulkaf.
Dari kunjungan ini bersama Bupati Jeneponto Iksan Iskandar dan tim dari Universitas Hasanuddin, selanjutnya akan coba diterapkan peningkatan kualitas kualitas di Sulsel.
“Kita bicara tentang peningkatan kualitas garam. Mereka 99 persen NaCl. Kita selama ini paling 92 persen NaCl,” sebutnya.
Sulkaf mengatakan, tim yang berangkat ke Jepang dibagi dua. Dirinya meninjau pabrik garam. Sementara lainnya, termasuk Kabupaten Luwu Utara melihat produksi jeruk Ehime. Ehime sendiri di Jepang dikenal sebagai daerah penghasil jeruk terbaik.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah baru tiba dari Tokyo, akan bergabung di sore hari untuk melihat pengelolaan sampah, pembuatan mobil Toyota Ehime. Di sini juga sekaligus meninjau mobil bantuan yang akan diberikan kepada Sulsel dan daerah lainnya di Indonesia, berupa ambulans dan pemadam kebakaran. Kemudian agenda selanjutnya, rombongan diterima oleh gubernur Ehime untuk perjamuan makan malam.
“Sedangkan di hari pertama kemarin, kami belajar tentang pengelolaan pariwisata Jepang. Juga melihat semacam koperasi yang menjual hasil-hasil pertanian,” ujarnya. (rhm/rus)



×


Jauh-jauh NA dan Rombongan ke Jepang Belajar Soal Garam dan Jeruk

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar