pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Keras dan Jujur dalam Urusan Integritas

INNALILLAHI wainna ilaihi rojiun. Bupati Pangkep periode 1999-2005 HA Gaffar Patappe berpulang. Almarhum dikebumikan di Kecamatan Ma’rang, Pangkep, Senin (17/12). Sebelumnya, jenazah disemayamkan di rumah duka Jalan Racing Centre 1 nomor 2, Makassar.

Laporan: Nugroho Nafika Kassa

GAFFAR Patappe mengembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta pada usia 76 tahun karena sakit. Almarhum meninggalkan seorang istri bernama H Andi Khaerani, enam orang anak, dan 13 orang cucu.
Di mata keluarga, almarhum dikenal sebagai sosok yang keras dan tegas. Seperti yang diutarakan anak bungsunya Andi Muhammad Ali Gaffar. Ia ditemui seusai upacara pelepasan jenazah, kemarin.
Ali menuturkan, selain tegas, ayahnya juga dianggap orang yang lurus dalam urusan integritas. Tak segan ia mengajarkan dengan keras kejujuran kepada setiap anak-anaknya supaya menjadi pribadi yang baik.
Ali menyebut ayahnya sebagai pahlawan bagi dirinya dan keluarga. Selama ini sang ayah kerap mengajarkan nilai-nilai hidup kepada para keluarganya. Termasuk perhatiannya kepada anak-anaknya yang tak pernah luntur hingga akhir hayatnya.
“Sebagai sosok ayah, beliau merupakan pahlawan buat saya dan keluarga. Karena meskipun anak-anaknya sudah punya keluarga semua, tapi tingkat perhatian beliau tak pernah luntur,” tutur Ali.
Bahkan hingga saat almarhum akan berpulang, tak lupa ia menanyakan tentang aktivitas anak-anaknya.”Sebelum meninggal, beliau masih sempat menanyakan pekerjaan saya bagaimana. Saya kan juga mendampingi beliau saat akan mengembuskan nafas terakhir. Saya lepas dengan tenang beliau. Alhamdulillah beliau mengucap kalimat syahadat,” jelas Ali lagi.
Diakui Ali, ayahnya memang mempunyai riwayat penyakit jantung. Bahkan dalam setahun ini almarhum telah empat kali keluar masuk rumah sakit. Karena itu, pihak keluarga mengikhlaskan kepergiannya.
Penjabat Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulsel Ashari Fakhsirie Radjamilo hadir mewakili pemprov. Dikatakannya, Pemprov Sulsel turut berduka akan kepergian Gaffar. ”Kita begitu kehilangan salah satu sosok yang begitu baik,” ujarnya.
Menurut Ashari, semasa hidupunya almarhum telah memberikan suri teladan kepada para ASN, baik di lingkup pemprov maupun di Pemkab Pangkep.
“Pemprov Sulsel merasa kehilangan. Semasa hidupnya beliau telah memberikan suri teladan kepada teman-teman ASN. Apalagi saat beliau mejabat di BKPMD dan selaku bupati. Mari kita doakan agar kepergian beliau khusnul khatimah dan diterima seluruh amal ibadahnya. Aamiin…,” ucap Ashari. (*/rus/b)



×


Keras dan Jujur dalam Urusan Integritas

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar