MAKASSAR, BKM — Komplotan begal sadis Mappaoddang berhasil digulung polisi. Mereka yang sebagian di antara masih di bawah umur, diringkus di tempat berbeda. Penangkapan dilakukan anggota Jatanras Polrestabes Makassar, Polsek Manggala, Polsek Mamajang, dan Polsek Tamalate.
Tercatat ada 14 orang yang dirangkap. Dalam aksinya, para pelaku tergolong cukup sadis. Tidak segan-segan mereka melukai korban dengan menggunakan senjata tajam.
Pengungkapan kasus ini dirilis Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo di Mapolrestabes, Senin (17/12). Disebutkan, dari 14 orang yang diciduk, lima di antaranya oleh tim Jatanras Polrestabes. Empat oleh Polsek Manggala. Empat ditangkap aparat Polsek Mamajang. Sementara satu lainnya oleh Polsek Tamalate.
Menurut Kombes Wahyu, dari 14 tersangka tersebut, satu di antaranya dilumpuhkan dengan tembakan. Tersangka M Iksan alias Farel, warga Jalan Mappaoddang ditempak pada bagian kaki sebelah kanan. Aparat Polsek Mamajang yang menghadiahinya timah panas.
”Ia sebelumnya terlibat dalam kasus begal di Jalan Kancil Utara. Bahkan melukai korban dengan menebasnya menggunakan parang saat berkendara motor pada bulan lalu,” terang Kapolrestabes.
Dalam aksinya, lanjut Kombes Wahyu, kelompok begal Mappaoddang ini melakukannya secara berkelompok. Mereka membekali diri dengan senjata tajam berupa badi, serta parang.
Ditemui usai rilis kasus, Kasat Reskrim Polrestabes Kompol Wirdhanto mengemukakan, dari hasil pemeriksaan terhadap lima tersangka yang ditangkap tim Jatanras Polrestabes Makassar, mereka sudah 15 kali melakukan melakukan begal.
Sementara tersangka di Polsek Mamajang beraksi di dua TKP. Yang di Polsek Manggala juga dua TKP. Sementara tersangka di Polsek Tamalate beraksi di satu lokasi.
Barang bukti yang disita dari para tersangka, yakni dua pisau pemotong daging, sebilah badik, sebilah parang, serta sebilah pisau. Ada pula satu lembar sweater, dan tiga unit gawai berbagai merk.
Usai rilis kasus, Kapolrestabes melakukan launching tim Penikaman. Singkatan dari Penindak Gangguan Kamtibmas. Tim ini beranggotakan 21 personel. Terdiri dari anggota Resmob Polrestabes, Sabhara, dan Polantas.
Mereka bertugas melakukan patroli wilayah di lokasi rawan terjadi kejahatan. Jika menemukan warga berkumpul di pinggir jalan, tim ini langsung membubarkan dan menyuruhnya untuk pulang ke rumah masing-masing. Hal ini dilakukan dalam rangka menciptakan kamtibmas.
”Tim Penikaman ini akan melaksanakan tugasnya hingga perayaan Natal dan tahun baru,” ujar Kapolrestabes. (jul/rus)
Komplotan Begal Sadis Mappaoddang Digulung
×

