pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Berawal dari Hobi, Omzet Capai Rp70 Juta

BERAWAL dari hobi, orang bisa mengembangkan usaha. Seperti yang dilakoni Amelia, pemilik usaha kue kering YY Cake & Cookies.

Laporan: RAHMA AMRI

Ibu satu anak itu awalnya menjajal usaha kue kering dari hobinya masak dan bikin kue. Di tanah kelahirannya, Aceh, khususnya di lingkup keluarga, dia memang dikenal doyan meramu resep untuk menghasilkan kue-kue kering yang nikmat.
Pada tahun 2006, Amelia hijrah ke Kota Makassar karena menikah dengan suami yang berdarah Bugis Makassar.
Mengisi waktu senggang, wanita kelahiran Banda Aceh, 11 Mei 1979 itu kerap membuat kue kering aneka varian yang dipromosikan ke keluarga dan mertua. Tahun 2007, diapun mencoba mengembang usaha. Awalnya, aneka kue kreasinya dipasarkan dari mulut ke mulut.
Dalam menjajakan dagangannya, dia tidak sekadar kejar keuntungan. Yang diutamakan adalah kualitas produknya. Itu untuk menjaga konsistensi pelanggan membeli kue-kue bikinannya.
Ibu dari Muh Khalif Dafairuzzi itu berhasil menarik hati banyak konsumen karena rasa yang disajikan dari setiap kuenya memang sangat menggoda.
Dari mulut ke mulut, usahanya itu berkembang. Dari modal awal Rp5 juta, sekarang berkembang lumayan bagus. Apalagi jelang hari-hari besar keagamaan seperti lebaran dan Natal.
Amelia mengatakan, langganannya sudah tersebar dimana-mana. Saat lebaran misalnya, dia bisa membuat kue hingga 1000 toples. Untuk itu, dia harus mempersiapkan modal sekitar Rp30 jutaan. Omzet yang bisa dihasilkan mencapai 70 jutaan.
“Kalau dihitung-hitung, keuntungan bisa berkisar Rp10 hingga Rp20 jutaan,” jelasnya.
Jika pada hari-hari biasa, dia hanya mempekerjakan dua pegawai, jelang lebaran, karyawan ditambah hingga tujuh orang. Dia merekrut karyawan lepas dari sekeliling tempat tinggalnya. Khususnya remaja puteri dari kalangan yang tidak mampu.
Selain promosi dari mulut ke mulut, Amelia juga mengandalkan medsos untuk promosi.
Agar produknya bisa konsisten dan tetap mendapat tempat di hati masyarakat di tengah persaingan bisnis yang cukup ketat, Amelia menerapkan beberapa strategi. Diantaranya, menjadi kualitas produk.
“Saya tidak mau menggunakan bahan asal-asalan. Semua harus premium untuk menjaga rasa kue tetap berkualitas,” ungkap Amelia.
Selain itu, dalam melayani pembelian secara delivery, dia tidak menetapkan ongkos kirim. Dia pastikan pihaknya mengantar langsung pesanan pelanggan.
Selain kue kering, saat ini, Amelia juga merambah bisnis kue basah. Dia bekerja sama dengan sebuah katering. Jika ada pelanggan katering yang membutuhkan kue basah, dia yang akan menyiapkan.
Dia juga tidak menutup diri dalam meningkatkan kualitas produk. Termasuk dalam mengurus berbagai ijin maupun label halal. Makanya, ketika Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel menawarkan fasilitasi dalam pengurusan label halal, dia langsung mengapresiasi.
“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel yang telah memfasilitasi usahaku mendapatkan label halal. Itu menjadi nilai jual tersendiri terhadap produknya. (*)



×


Berawal dari Hobi, Omzet Capai Rp70 Juta

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar