MAKASSAR, BKM– Program layanan bidang kesehatan yang dihadirkan oleh Pemerintah Kota Makassar dengan menghadirkan Kapal Ambulance Laut mendapat sorotan dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar.
Kapal ambulance laut yang memiliki fasilitas medis untuk memberikan pertolongan pertama bagi warga kepulaun di Makassar di nilai tidak berfungsi dan beroperasi baik. Di mana hingga kini masih banyak warga di kepulauan belum merasakan manfaatnya.
Ketua Komisi D di Bidang Pendidiian dan Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Makassar Sampara Sarif menyebut, pengadaan unit kapal ambulance laut untuk warga pulau terkesan mati suri. Program dan unit kapalnya ada, tapi pengoperasiannya tidak jelas. Sejak diluncurkannya, unit kapal ambulance laut belum juga melayani warga-warga yang membutuhkan.
“Saya juga heran liat pengadaan kapal ambulan laut itu yang dulunya ada, tapi tidak jelas kemana unitnya. Dan lama-lama kapal itu juga hilang. Sampai sekarang, saya belum pernah lihat ataupun dapat laporan kapal tersebut melayani masyarakat,” kata Sampara, Jumat (26/12).
Dalam reses yang telah dilakukan, Sampara mendengar cukup banyak menyerap aspirasi dari warga di Daerah Pemilihan (Dapil). Termasuk pertanyaan warga-warga tentang keberadaan unit kapal ambulance laut. Hampir semua warga belum pernah merasakan manfaat kapal ambulance laut.
“Saya cek dilapangan, unitnya tidak pernah dipakai. Itu cuma dioperasikan pada saat peluncuran saja,” ucapnya.
Ia berharap pemerintah kota melalui SKPD teknis untuk segera mengoperasikan kapal ambulance laut sesuai pada fungsinya. Sebab pengadaan unit tersebut menggunakan anggaran yang tidak sedikit. (arf)
Dewan Soroti Program Kapal Ambulance Laut
×

