MAKASSAR, BKM — Rizaldi kini mendekam di balik jeruji besi Mapolsek Rappocini. Warga Jalan Bonto Tangnga II itu tertangkap karena menjadi dalang pencurian. Tidak hanya satu. Tapi ada enam titik aksinya.
Petugas kepolisian kemudian menggiringnya untuk pengembangan kasus, abu (2/1). Ia dibawa menunjukkan barang bukti hasil curiannya. Namun, tersangka mencoba melarikan diri.
Polisi yang tak ingin hasil tangkapannya kabur, langsung bertindak tegas. Rizaldi didor. Sebutir peluru bersarang di kakinya.
Panit II Reksrim Polsek Rappocini Ipda Nurtjahyana, mengatakan Rizaldi kini telah ditahan setelah mendapat perawatan medis. Ia kemudian menjelaskan kronologis pengungkapan kasus ini.
Bermula ketika seorang warga mengadu bahwa gawai miliknya raib digasak maling. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti polisi dengan turun menyelidiki pelaku. Rizaldi teridentifikasi. Identitasnya juga dikantongi.
Dari hasil pelacakan, Selasa (1/1), ia diketahui tengah berada di Jalan AP Petta Rani. Personel kepolisian pun menyergapnya dan langsung mengamankan Rizaldi.
”Dari tangan tersangka diamankan barang bukti dua unit HP yang diduga hasil curian,” ujar Ipda Nurtjahyana, kemarin.
Saat menjalani pemeriksaan, tersangka mengaku mencuri gawai milik korban bernama Agus yang melapor ke polisi. Barang tersebut diambil Rizaldi ketika korban tengah tertidur pulas.
Selanjutnya, HP curian tersebut dijual melalui media sosial. Harganya Rp350 ribu.
Sementara gawai milik korban lainnya bernama Vikra Zilfikar Askar, tersangka menjualnya di sebuah counter seharga Rp600 ribu. Uang hasil penjualannya kemudian dipakai membeli narkoba jenis sabu.
Selain di kedua lokasi tersebut, pelaku juga mengakui jika sebelumnya pernah melakukan aksi yang sama di lima titik lokasi. Masing-masing menjarah barang korban berupa gawai. Kemudian dijualnya melalui medsos.
Usai dilakukan interogasi, tersangka kemudian digiring untuk mencari barang bukti. Hanya saja, proses pengembangan tidak berjalan mulus. Di perjalanan pelaku mencoba melakukan perlawanan terhadap petugas. Polisi pun memberi tindakan tegas dengan menembak kakinya. (ish/rus)
Jual Gawai Curian lalu Beli Sabu, Kaki Didor
×

