pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Hertasning Segera Diaspal Ulang

MAKASSAR, BKM — Musim hujan selalu berdampak pada kerusakan jalan. Lubang mulai bermunculan, baik jalan berstatus jalan daerah, provinsi maupun jalan nasional.

Dua jalan yang kondisinya mulai berlubang adalah Jalan Hertasning yang berstatus jalan provinsi dan Jalan AP Petta Rani yang merupakan jalan nasional.
Khusus Jalan AP Petta Rani, selain karena hujan, kerusakan jalan diperparah oleh adanya pengerjaan proyek jalan tol layang. Ditambah lagi penggalian pipa PDAM yang dipindahkan karena mengganggu pengerjaan jalan tol.
Untuk perbaikan Jalan Hertasning, menurut Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Jumras, pihaknya sudah menginstruksikan pegawainya untuk menempel sementara lubang-lubang yang ada.
“Saya sudah inspeksi ke sana. Betul banyak lubang kecil yang muncul menyebabkan kerusakan jalan. Saya sudah perintahkan anggotaku untuk tempelki. Kami akan cari aspal dulu,” kata Jurmas ketika dihubungi Kamis (3/1).
Dia melanjutkan, sebenarnya tahun ini, pihaknya merencanakan untuk mengaspal ulang Jalan Hertasning. Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel menyiapkan anggaran sebesar Rp23 miliar.
Rencananya, pengaspalan akan dilakukan mulai dari ujung simpang Jalan Hertasning dan Jalan AP Petta Rani hingga depan Dinas Pendidikan Sulsel. Dua jalur akan diaspal, dan dibenahi.
Namun saat ini masih dilakukan persiapan tender.
“Jadi sambil menunggu pengaspalan, kita tutup sementara dulu lubang yang ada,” jelasnya.
Selain Hertasning, pengaspalan ulang juga akan berlanjut di Jalan Aroepala. Hanya saja, itu belum dipastikan, apakah akan dilanjutkan di APBD Perubahan 2019 atau baru akan dianggarkan pada 2020 mendatang.
Sementara untuk perbaikan Jalan AP Petta Rani, menurut Kepala Bidang Pembangunan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XIII, Rahman Jamil, pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke pelaksana Jalan Tol Layang.
“Sejak pembangunan jalan tol layang, kita serah terimakan perawatannya ke pelaksana. Tapi kita tidak lepas tangan. Kita masih ikut di dalamnya untuk mengawasi. Terkait pemeliharaan jalan, itu menjadi tanggung jawab pelaksana,” ungkap Rahman.
Dia menekankan, pihaknya sudah beberapa kali menyampaikan dalam rapat, agar pelaksana kegiatan tol layang tetap mempertahankan kondisi jalan. Mengutamakan kenyamanan dan keselamatan para pengguna jalan
“Di rapat terakhir juga sudah kami sampaikan tolong bekas galian, yang banyak bikin rusak jalan, segera di tambal. Tolong ditutup kembali. Sebagai penanganan awal, ditutup sama sirtu,” tambahnya.
Dia mengaku, pelaksana pembangunan jalan tol layang berjanji sudah mau memperbaiki jalan yang rusak.
Namun terhambat karena cuaca yang tidak menentu. Apalagi beberapa hari terakhir, hujan deras melanda Kota Makassar.
“Semoga dalam dua tiga hari ini, ada cuaca cerah. Dia yang obok-obok masa kita yang mau perbaiki,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Bosowa Marga Nusantara, Anwar Toha mengatakan untuk pemeliharaan Jalan AP Petta Rani, selama proyek tol layang berlangsung, akan diserahkan sepenuhnya ke WIKA.
“WIKA yang bertanggung jawab untuk pengembalian kondisinya. Jadi dia (WIKA) yang harus perbaiki itu semua,” ungkap Anwar Toha.
Dia mengaku sebenarnya sudah ada yang ditutup bekas galian sepanjang di AP Petta Rani. Namun karena musim hujan, pekerjaan jadi agak terlambat sedikit.
Khusus untuk pengerjaan jalan tol, sejauh ini progresnya cukup maju dibanding target yang ada.
“Pekerjaan masih plus. Progres saat ini sekitar tujuh persen dari target lima pesen lebih. Jadi ada kemajuan satu persen lebih,” ungkap Anwar Toha.
Dia menekankan, pekerjaan tetap dilaksanakan walaupun hujan turun. (rhm)



×


Hertasning Segera Diaspal Ulang

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar