MAKASSAR, BKM — Tahapan jalur undangan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) lewat Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) telah ditutup. Proses pengisian dan verifikasi Pengkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) berlangsung sejak 4 Januari hingga 25 Januari 2019.
Tahun ini, Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan menargetkan masuk lima besar jumlah siswa yang lolos jalur SNMPTN. Tahun 2018 lalu, Sulsel berada pada posisi enam dengan jumlah 5.168 siswa.
Di atas Sulsel saat itu ada provinsi Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara dan Aceh. Sementara DKI Jakarta dan Sumatera Barat, ada di bawah Sulsel.
“Kita target masuk lima besar, tahun lalu saja kita berhasil kalahkan DKI Jakarta. Kemarin sudah ditutup proses verifikasinya, termasuk untuk sekolah yang terdampak banjir, kita sudah amankan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo.
Untuk jalur SNMPTN ini, None panggilan akrabnya menjelaskan diambil dari nilai rapor siswa. Untuk setiap sekolah diberi batasan jumlah siswa usulan.
“Untuk sekolah akreditasi A, hanya boleh mengusulkan 40 persen, akreditasi B 30 persen dan akreditasi C 15 persen. Kita urutkan sesuai nilai tertinggi berdasarkan rapor,” jelasnya.
Soal kemungkinan pengaturan nilai rapor, pihaknya menjamin hal tersebut tak bisa lagi dilakukan. Sebab, nilai rapor setiap peserta didik langsung masuk ke dapodik atau PDSS setiap semesternya.
Tahun ini, jumlah siswa kelas tiga yang ada di SMA sebanyak 76.219 orang dan SMK 40.319 orang. Terkait kuota siswa yang diterima, tergantung masing-masing perguruan tinggi negeri. (rhm)
Sulsel Bidik Lima Besar di Jalur SNMPTN
×

