MAKASSAR, BKM — Kendati hujan terus mengguyur Kota Makassar beberapa pekan terakhir, namun proyel tol layang AP Pettarani tetap digenjot.
Direktur Utama PT Bosowa Marga Nusantara, Anwar Toha menjelaskan, untuk pekerjaan lapangan atau di lokasi dimana jalan tol layang tersebut dibangun, memang belum terlalu terlihat aktifitasnya.
Dia mengatakan, kontraktor pelaksana saat ini sementara mengerjakan bagian bawah struktur beton. Sementara pekerjaan lain adalah proses borepile.
“Kita kan sudah kerja pembangunan struktur bawah, kan dari tol itu tiang pancangnya di bawah sudah naik masuk Pettarani. Dan di Pettarani, masuk ke Ablam dan Alauddin. Di sekitar Paramount juga sudah mulai dikerja. Jalur keluar tol juga mulai dikerjakan,” kata Anwar.
Saat ini, lanjut dia, progres pekerjaan masih dalam posisi surplus. Artinya, apa yang sudah dikerjakan melampaui target yang diharapkan.
“Progres pekerjaan masih surplus. Progres sudah diatas 10 persen. Masih surplus sekitar 1,9 persen,” ungkap Anwar kepada BKM, Selasa (29/1).
Selain pekerjaan struktur bangunan, proses pemindahan pipa PDAM juga masih terus berlangsung. Walaupun tinggal sedikit. Namun tetap saja proses pemindahan pipa PDAM itu masih menyisakan persoalan. Terutama terkait sambungan pipa ke pelanggan.
“Makanya kami menggelar rapat untuk membicarakan persoalan itu hari ini (kemarin),” kata Anwar.
Selama sepekan terakhir, Pettarani tergenang banjir jika hujan deras mengguyur Kota Makassar. Ada tudingan jika penyebab banjir disebabkan oleh pengerjaan tol layang Pettarani.
Informasi itu ditampik secara tegas oleh Anwar. Menurut dia, saat belum ada pengerjaan tol layang pun, Pettarani selalu banjir jika hujan deras.
“Sudah berapa lama banjir di Pettarani kalau hujan deras mengguyur. Bukan kali ini saja. Sebelum-sebelumnya juga begitu,” katanya.
Dia memastikan, kalau proyek tol layang selesai, malah akan mengurangi dampak banjir. Sudah ada rekayasa yang disiapkan bagaimana nantinya mengalirkan air hujan. (rhm)
Struktur Beton Tol Layang Dipacu
×

