MAKASSAR, BKM — Dua hari menjelang pendaftaran lelang jabatan Pemprov Sulsel ditutup, Kamis (28/3), baru satu orang yang mendaftar.
Pendaftar tersebut menyetor berkasnya untuk ikut seleksi terbuka memperebutkan posisi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel kemarin. Sementara satu posisi lagi yang juga dilelang yakni Kepala BKD belum ada pendaftat
Batas akhir pendaftaran diberi tenggat waktu 29 Maret mendatang.
Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD Sulsel, Lubis, jika hingga pendaftaran tertutup, jumlah peserta yang mengajukan keikutsertaannya tidak memenuhi ambang batas empat pendaftar, proses lelang bakal diulang.
Tahapan pendaftaran dan penyerahan berkas dilakukan 15 hari, dimulai sejak 15 Maret dan bakal ditutup hari ini. Namun hingga kemarin, tidak satupun ASN memenuhi syarat yang mengajukan berkas ke panitia lelang JPTP, kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel.
Bahkan, belum satupun ASN yang mengajukan surat izin kepada gubernur selaku pejabat pembina kepegawaian. Padahal berkas tersebut merupakan satu dari 13 syarat yang diharuskan oleh panitia.
Lubis mengatakan, panitia masih menunggu berkas pendaftar untuk dua JPTP. Sebab katanya, proses lelang baru dapat dilanjutkan jika jumlah pelamar mencapai minimal empat orang untuk setiap posisi.
Sementara untuk satu pelamar katanya, dibolehkan memilih lebih dari satu jabatan. Namun jika pelamar kurang dari empat orang maka, dipastikan proses lelang akan diulang dari awal.
“Untuk saat ini belum yang mendaftar. Syaratnya harus empat pendaftar, kalau tidak cukup akan diulang dari awal lagi proses lelang jabatannya. Kita harus minta izin lagi dari KASN,” kata Lubis.
Sementara Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah tetap optimistis ASN lingkup Pemprov Sulsel bakal mengajukan berkas di akhir masa pendaftaran. Meski demikian dia mengakui belum satupun yang mengajukan izin mengikuti lelang jabatan.
“Berarti kotak kosong dong. Yah tentu diperpanjang kalau tidak ada mendaftar.
Kenapa tidak ada mendaftar yah? Biasanya terakhir itu, dia lihat dulu siapa yang mendaftar,” kata Nurdin.
Diketahui posisi JPTP yang dilelang yakni Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang kosong setelah Tautoto Tana Ranggina dimutasi ke jabatan Asisten III Adminsitrasi. Lalu Kepala BKD Sulsel, juga baru ditinggalkan Ashari Fakhsirie Radjamilo yang saat ini menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
Nurdin mengatakan, dua jabatan yang dilelang pada tahap pertama merupakan posisi strategis sehingga mestinya banyak orang yang mendaftar. “Itu posisi penting BKD dan Bapenda,” katanya.
Selain dua jabatan tersebut, Nurdin juga memastikan sejumlah jabatan eselon II lainnya juga segera dilakukan open bidding, sebab juga tengah diisi plt. Seperti Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, dan Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip.
Muh Asri, nama yang digadang-gadang akan dipersiapkan gubernur untuk mengisi jabatan Kepala BKD definitif pun hingga kini belum mengajukan berkasnya.
Ditemui di Baruga Lounge Kantor Gubernur Sulsel, mantan Kepala BKD Bantaeng yang sudah mutasi ke Pemprov Sulsel itu mengaku masih mempersiapkan berkasnya.
“Masih sementara saya persiapkan persyaratannya, berkas-berkasnya,” pungkas Asri. (rhm)
Satu Pendaftar, Lelang Jabatan Bakal Diperpanjang
×

