pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Awalnya Hanya Jual Gorengan, Kini Buka Lima Cabang

AKHIR-akhir ini salah satu penganan tradisional asal Sulsel, Apang Bugis menjadi sangat populer di Makassar. Di berbagai sudut jalan di Makassar mulai tumbuh para penjual Apang Bugis. Bisnis inilah yang mendatangkan keutungan bagi si pembuat seperti Yunanadar.

Laporan: NUGROHO

Fenomena ini tentu sangat baik, mengingat Apang Bugis merupakan makanan tradisional yang patut untuk dilestarikan. Campuran bahan alami dari gula aren dan tepung beras yang dikukus dan ditaburi dengan kelapa ini memang mendapat tempat yang spesial di lidah para orang Sulsel.
Inovasi penyajian apang yang dihidangkan semasih panas merupakan salah satu hal yang menarik masyarakat untuk membelinya. Apang Bugis panas memang menyajikan rasa yang lebih nikmat jika dibanding apang biasa.
Yunandar, atau yang akrab disapa Shul sempat ditemui penulis di tempat dagangannya berada di Jalan Syech Yusuf Makassar.
Penulis coba menghampirinya dan membeli beberapa apang jualannya. Apalagi di tempat tersebut, memang disediakan kursi dan meja jikalau ada pembeli yang mau menikmatinya secara langsung apang buatannya.
Shul yang berasal dari Soppeng ini tampak dengan ramah melayani. Pakaiannya saat ditemui cukup sederhana. Hanya memakai kaos oblong warna hitam dan sandal jepit. Tapi jangan salah, usaha Apang Bugis panasnya telah ada enam cabang.
“Selain di sini, ada juga lima cabang lainnya. Ada di Jalan Sultan Alauddin, Minasa Upa, Minasa Sari, Skarda, dan Emmy Saelan,” katanya.
Shul mengatakan, dirinya menjual Apang Bugis panas ini awalnya memang karena melihat fenomena lakunya penjualan apang beberapa waktu terakhir. Tepat empat bulan lalu, ia membuka dagangan apang bugis panasnya yang sebelumnya ia menjual gorengan.
“Saya jual gorengan awalnya dulu, akhirnya saya lihat Apang Bugis ini banyak yang cari, akhirnya usaha apang panas ini saya kelola sampai sekarang. Dan Alhamdulillah bagus, bahkan penjualannya lebih banyak dibanding semua gorengan,” jelas Shul.
Selain penyajiannya yang dalam kondisi panas, apang bugis ditempat Shul juga memiliki ciri khas sendiri. Bukannya menggunakan mixer dalam mengaduk adonannya, namun Shul menggunakan bor yang disambungkan dengan adukan mixer. Hal ini supaya adukannya kuat dan hasilnya lebih empuk.
“Kalau ditanya apa yang khas dari apang kita, yaitu dari mesin aduk adonannya. Kalau biasanya pakai mixer, kita pakai bor. Supaya semakin mengembang dan lebih empuk,” kata pria berusia 43 tahun ini.(B)



×


Awalnya Hanya Jual Gorengan, Kini Buka Lima Cabang

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar