MAKASSAR, BKM — Sebanyak delapan orang tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kantor PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Departemen Infrastruktur II, Divisi Konstruksi VI di Jalan Hertasning Makassar, Senin (29/4). Hal itu bagian dari penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Minahasa, Sulawesi Utara.
Berdasarkan pantauan BKM di kantor PT Adhi Karya, penggeledahan yang dilakukan oleh tim penyidik KPK berlangsung secara tertutup. Dari keterangan yang diperoleh dari salah satu security di kantor tersebut, ada tiga mobil Toyota Innova yang digunakan oleh tim penyidik KPK.
“Tadi datang jam 11.00 (siang). Mereka pakai tiga mobil Innova,” ujarnya.
Saat tim penyidik KPK berada di dalam, pintu kantor PT Adhi Karya terlihat tertutup. Wartawan yang hendak melihat dari dekat jalannya penggeledahan, dilarangan masuk ke halaman kantor.
Usai melakukan penggeledahan, tim penyidik KPK membawa keluar dua buah koper berwarna biru, serta tiga dos. Masing-masing dua dos tersegel plastik hitam, dan satu dos berwarna coklat.
Diduga di dalamnya berisi dokumen proyek. Barang tersebut kemudian dimasukkan ke dalam mobil Toyota Innova bernomor polisi DD 1271 OK.
Setelah seluruh barang bukti sitaan dinaikkan ke atas mobil, tim KPK langsung meninggalkan lokasi sekitar pukul 15.37 Wita. Proses penggeledahan dan perjalanan mereka mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian bersenjata lengkap.
Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani yang dikonfirmasi, membenarkan jika personel kepolisian dilibatkan untuk mengawal KPK. Terkait soal penggeledahan, Dicky mengaku tidak tahu menahu.
”Biasanya paling hanya permintaan pengamanan kalau ingin melakukan penggeledahan. Kalau untuk penangkapan, biasanya itu dilakukan secara tertutup oleh tim KPK,” ujar Dicky, kemarin. (mat/rus)
KPK Sita Dua Koper Dokumen dari Kantor PT Adhi Karya
×

