ENREKANG, BKM — Penyebab malasnya Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemkab Enrekang dalam bekerja diduga karena Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) tak pernah dibayarkan.
Berdasarkan sumber yang diterima BKM menyebutkan salah satunya mekanisme yang tidak berjalan terkait TPP membuat mereka tidak termotifasi bekarja.
Pada Rapat Paripurna penyerahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati dan Wabup Enrekang tahun Anggaran 2018 di Gedung DPRD Enrekang, Selasa (14/5) kemarin hanya dihadiri 20 orang pejabat OPD dan 17 legislator. Padahal paripurna tersebut sangat penting.
Parahnya lagi ,ada seorang Kabis di salah satu instasi jarang masuk kantor diduga karena TPP tidak ada.
“Tidak mada motivasi bagi pegawai dalam bekerja karena TPP belum dibayarkan sementara daerah lain sudah bayarkan,” ujar sumber yang tidak mau disebut namanya kepada BKM, Rabu (15/5).
Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) H Baba mengatakan jika TPP para ASN tidak bayarkan karena kondisi keungan daerah devisit puluhan miliaran rupiah.
“Untuk tahun ini TPP tidak berikan karena kondisi keuangan minim. Insya Allah tahun depan dibayarkan,”janji H Baba (her/C)
Gegara TPP, ASN Malas Bekerja
×

