MAKASSAR, BKM–Program besar dari mantan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto untuk menghadirkan moda transportasi massal yang lebih modern yakni Petepete Smart hanya menjadi mimpi dan angan belaka. Pasalnya, tahun ini program petepete smart tidak dilanjutkan.
Apalagi, tahun ini tidak ada anggaran untuk pengadaan transportasi publik tersebut, meskipun telah direstui oleh Kementerian Perhubungan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Iqbal Asnan pun mengakui tak ada anggaran pengadaan Petepete Smart untuk tahun ini. Iqbal pun yang masuk di Dishub pada Desember lalu, mengatakan hanya menjalankan warisan dari perencanaan program kepala dinas sebelumnya.
“Saya ini masuk sudah ada semua program, penganggaran juga sudah ada dan tidak ada penganggaran untuk Petepete Smart. Jadi itu lah yang saya jalankan sekarang. Mungkin dulu tidak dianggarkan karena merasa bahwa transportasi ini tidak akan mendapat izin,” jelasnya.
Iqbal menambahkan, walaupun tidak dianggarkan, namun pihaknya berhasil mendapat restu dari pihak kementerian tahun ini untuk diadakan. Sisanya yang menjadi kendala adalah anggaran dalam pengadaannya.
Iqbal juga menambahkan jika pihaknya saat ini fokus terlebih dahulu dalam menjalankan program Dishub lainnya, bukan fokus pada Petepete Smart. Anggaran untuk Petepete Smart sendiri dikatakannya bisa saja dimasukkan dalam anggaran perubahan nanti. Namun hal itu akan dievaluasinya kembali kemudian.
“Bisa dimasukkan di anggaran perubahan bisa. Tapi belum bisa kita pastikan. Intinya kami fokus pada program yang sudah ada dulu, dan untuk 2019 memang tidak dianggarkan,” tegasnya.
Sementara itu Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengatakan, akan mengevaluasi terlebih dahulu pengadaan Petepete Smart. Namun dirinya yang saat ini belum mendapat laporan terkini dari Dishub. Pihaknya akan segera berkoordinasi.
“Dishub belum pernah melaporkan kepada saya tentang kelayakan dan sebagainya. Kalau Dishub sudah melaporkan, nanti saya lihat kembali bagaimana,” katanya.(nug/b)

