WAKIL Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman meresmikan Sistem Deteksi Dini Banjir Bandang Kota Makassar dan sekitarnya, Senin (27/5) di Jalan Ujung Pandang. Sistem deteksi banjir tersebut dikoneksikan melalui Mitigasi Suara Gong Budaya Prof Andalan yang berada di luar kawasan Benteng Rotterdam Makassar.
Sistem deteksi dini banjir bandang tersebut diciptakan sejumlah siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 3 Gowa.
Kepala Sekolah SMK 3 Kabupaten Gowa Karnedy Bolong, menjelaskan cara kerja alat pendeteksi tsunami itu sama halnya dengan alat pendeteksi tsunami yang ada sebelumnya. Alat ini juga dipasang di laut.
“Cuma kalau alat ini, yang terdeteksi adalah tekanan atau suhu udara. Alat ini sudah berfungsi. Jadi sebelum tinggi air terdeteksi, suhunya saja itu sudah mengirimkan penanda tinggi air,” kata Karnedy.
Selanjutnya, sinyal yang dikirim dari alat yang ada di tengah laut itu, akan diterima oleh penerima sinyal (receiver) yang ada di gong raksasa andalan, di samping Benteng Rotterdam.
“Dari sini akan mengeluarkan bunyi gong yang bisa langsung didengar masyarakat,” tambahnya.
Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan Irman Yasin Limpo menjelaskan, receiver ini akan diperbanyak dan dipasang di beberapa sekolah.
“Karena anak-anak sekolah itu rentan, karena masih minim mitigasi bencana. Kita berharap gong ini tidak pernah berbunyi. Kalau bunyi berarti ada bahaya,” ujar None, sapaan akrab Irman.
None menambahkan, alat pendeteksi tsunami ini, bisa diketahui oleh semua orang. Caranya, dengan melihatnya lewat aplikasi.
“Jadi kalau receivernya ini bunyi, hp orang yang punya aplikasi ini akan berbunyi. Aplikasi itu, terlihat akses jalan yang bisa dilalui, kalau jalan lagi macet,” ujarnya.
Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi kreatifitas siswa SMK Sulsel tersebut. “Ini merupakan ide dan gagasan yang patut diapresiasi. Ke depan diharapkan lahir ide-ide yang lebih banyak lagi untuk digunakan bagi kemaslahatan umat,” kata Andi Sudirman.
Peresmian sistem pendeteksi tsunami itu juga dirangkaikan dengan kegiatan Festival Bedug dan Bazaar Ramadan SMA dan SMK. (rhm/rus)
Gong Berbunyi Jika Ada Bencana
×

