pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pascalebaran Pasien Demam dan Gangguan Pencernaan Terbanyak

MAKASSAR, BKM– Pascalebaran Hari Raya Idul Fitri, Rumah Sakit Umum Daya (RSUD) Kota Makassar banyak merawat pasien yang mengalami demam, flu dan gangguan pencernaan makanan. Hal tersebut dipicu dengan berbagai masalah perubahan pola makan dan cuaca yang berubah.
Menurut Kepala Bagian Humas RSUD Daya, Ansar, pasien yang telah dirawat sejak April-Juni ada sebanyak 82 pasien yang terdiri dari berbagai jenis penyakit, hanya saja dominan pasien yang mengalami demam sebanyak 15 pasien, ganguan pernafasan (flu) sebanyak 26 pasien dan pencernaan sebanyak 19 pasien.
“Tadi kami cek data yang masuk selama tiga bulan terakhir, di bulan april itu pasien demam sebanyak 7 orang, Mei sebanyak 8 orang. di bulan april itu pasien ganguan pernafasan sebanyak 13 orang, Mei sebanyak 9, Juni 5 orang orang. Pasien gangguan pencernaan makanan sedikit jauh berbeda dibanding sebelumnya,” ungkapnya, Kamis (13/6).
Selain itu, rata rata pasien yang dirawat inap adalah pasien usia anak-anak dan dewasa yang mengalami gangguan pencernaan makanan, beberapa faktor akibat konsumsi makanan saat menyantap makanan dan minuman yang beragam kurang memperhatian kebersihan.
“Untuk penyakit lambung sendiri lebih banyak yang kita tangani rawat inap karena memang penanganan lebih, kalau pernafasan dan demam, semua rawat jalan, rata-rata seperti itu,”ucapnya.
Saat lebaran idul fitri biasanya perut dan kondisi tubuh dalam keadaan tidak fit maka penyakit akan mudah menyerang, apalagi ditambah dengan perubahan cuaca yang tak menentu akan semakin rawan penyakit datang.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin mengatakan, penyakit yang paling banyak diderita masyarakat Makassar pasca lebaran tahun ini adalah infeksi saluran pernapasan, pilek, batuk, dan alergi.
Penyakit-penyakit ini dikatakan Naisyah memang kerap mengginggapi masyarakat tiap tahunnya usai lebaran berlangsung. Faktor cuaca, makanan, hingga aktivitas masyarakat saat lebaran begitu mempengaruhi timbulnya penyakit-penyakit tersebut.
Walaupun lenaran telah usai beberapa hari lalu, namun Naisyah tetap menghimbau kepada masyarakat untuk tetap terus melakukan pengontrolan pemyakit. Terutama bahaya penyakit yang diakibatkan oleh kolesterol.
“Banyaknya masyarakat yang konsumsi makanan berkolesterol seperti daging memang sebaiknya kita imbau. Tetap lakukan pemgontrolan, supaya tidak menjadi penyakit yang lebih parah,” kata Naisyah.
Naisyah terus mengingatkan, jangan sampai masyarakat yang banyak mengkonsumsi kolesterol, malah terkena stroke nantinya. Olehnya masyarakat yang memiliki riwayat penyakit seperti hipertensi dan jantung, untuk segera memeriksakan dirinya.
“Kolesterol ini yang harus diimbau. Mengingatkan saja, jangan sampai stroke. Orang yang punya penyakit regeneratif, hipertensi, jantung, tolong periksa sesudah lebaran,” tegasnya.(ita-nug/war/c)



×


Pascalebaran Pasien Demam dan Gangguan Pencernaan Terbanyak

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar