MAKASSAR, BKM — Penyelenggaraan Festival Makassar Internasional Eight Festival and Forum atau F8,yang diselenggarakan pihak swasta tahun ini mendapat apresiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar.
Acara tahunan yang rutin dilaksanakan ini dijadwalkan digelar di lokasi Center Point of Indonesia (CoI), Jalan Metro Tanjung Bunga, pada Selasa, 8 Oktober 2019 mendatang. Acara ini bebas dari campur tangan Pemerintah Kota Makassar.
Anggota DPRD Kota Makassar, Hamzah Hamid, mengaku, sangat mendukung keseriusan pihak ketiga atau swasta yang tetap ingin menggelar Festival F8 di 2019. Apalagi tanpa adanya bantuan berupa dana diberikan pemerintah kota.
“Festival F8 sangat penting harus dilaksanakan. Festival itu sangat dibutuhkan masyarakat dan Kota Makassar di dalam mempromosikan budaya serta potensi yang ada di daerah ini. Sangat bagus jika pihak swasta yang kembali menggelar Festival F8 karena benar-benar membantu mengembangkan kota,” sebut Hamzah, Rabu (2/9).
Dia pun mengaku sedikit kecewa atas sikap keras dari pihak pemerintah kota yang sama sekali tak memberi bantuan penuh buat menyukseskan acara ini. Padahal festival tersebut demi kepentingan masyarakat dan Kota Makassar.
“Sangat tidak elok jika pemerintah kota sama sekali tidak mau terlibat dan mendukung pelaksanaan F8. Meskipun izin pelaksanaan festival F8 dikeluarkan pemerintah kota sudah termasuk bantuan, tetapi sebaiknya bentuk dukungannya harus total, tidak setengah-setengah,” tambahnya.
Adapun lokasi pelaksanaan Festival F8 akan digelar di CoI, bagi Hamzah itu bukanlah persoalan. Masyarakat serta tamu undangan pastinya akan tetap hadir demi menyaksikan acara yang sudah masuk dalam kalender nasional.
“Lokasi tidak jadi masalah. Mau di mana lokasinya kalau masyarakat membutuhkan ini acara pasti datang juga. Dan intinya langkah dari pihak swasta kami dukung,” tandasnya. (arf)
Dewan Apresiasi Pelaksanaan F8
×

