MAKASSAR, BKM –Kematian Salam bin Do’ding (27) masih ramai diperbincangkan. Warga Kampung Pattoka, Desa Tombolo, Kecamatan Kelara, Kabupaten Jeneponto itu meregang nyawa di ujung bedil petugas, Jumat (4/10).
Peluru menembus tubuhnya ketika Salam mencoba menyerang polisi dengan parang. Kala itu, aparat hendak menyelamatkan istri Salam yang tengah berada di bawah ancamannya.
Dalam catatan kepolisian, Salam masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Jeneponto pada kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Ia bahkan menyandang status residivis dalam kasus yang sama.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sindani mengungkapkan, penangkapan tersangka Salam berlangsung dramatis. Awalnya, ia hendak ditangkap oleh tim gabungan Penanganan Khusus (Pegasus) Satreskrim Polres Jeneponto yang diback up Resmob Polda Sulsel.
Salam yang mengetahui kehadiran petugas langsung berbuat nekat. Ia
memodongkan parang yang digenggam ke arah istrinya. Melihat aksi tersangka yang membahayakan nyawa sang istri, aparat mencoba melakukan upaya persuasif. Ia dibujuk untuk segera menghentikan penodongan yang dilakukannya.
Namun, Salam bukannya menyerah. Ia balik menyerang petugas dengan parang yang dipegangnya. Tiga kali tembakan peringatan ke udara diberikan oleh polisi. Tapi Salam bergeming.
”Karena menyerang petugas dan situasinya membahayakan, anggota mengambil tindakan tegas,” ujar Kombes Dicky.
Tiga butir peluru dilepaskan aparat bersarang di bagian paha tersangka. Hanya saja, itu tak membuat Salam ciut nyali. Kembali dia mengayunkan parang ke salah seorang petugas. Pistol polisi kembali menyalak. Sebutir timah panas mengenai bagian ketiak. Barulah tersangka tumbang.
Selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Lanto Dg Pasewang. Namun, nyawanya tak tertolong. Ia mengembuskan napas terakhir di tengah perjalanan.
Dicky menambahkan, terakhir kali tersangka beraksi di Cafe Lino Jalan Lingkar, Kecamatan Binamu, Jeneponto. Aksinya mencuri motor saat itu terekam kamera CCTV, sehingga memudahkan petugas mendeteksinyua.
Dari perburuan yang dilakukan petugas, diterima informasi tentang kekeberadaan petugas. Tersangka diketahui ada di sebuah rumah di Desa Ramba. Di sinilah Salam ditembak, hingga akhirnya tewas. (ish/rus)
Empat Peluru Tewaskan Residivis Curanmor
Todong Istri dan Serang Polisi Pakai Parang
×

