MAKASSAR, BKM — Pembangunan infrastruktur menjadi prioritas utama di era Gubernur Sulsel, HM Nurdin Abdullah dan Wakil Gubernur, Andi Sudirman Sulaiman.
Tahun depan, Pemprov mengusulkan anggaran infrastruktur melalui APBD 2020 sebesar Rp600 miliar.
Pemerintah kabupaten/kota pun juga diminta untuk memperhatikan infrastruktur di wilayahnya masing-masing.
Andi Sudirman Sulaiman saat pertemuan di Ruang Rapat Pimpinan (Rapim) Pemprov Sulsel Senin lalu, meminta kepada pemerintah daerah, kalau bisa alokasi anggaran infrastrukturnya sebesar 6 persen dari APBD masing-masing.
“Kalau bisa adalah acuannya. Yah sekitar 6 persen dari APBD untuk pembangunan jalan dan irigasi,” ungkap Andi Sudirman.
Menurut Andi Sudirman, penetapan APBD setiap wilayah merupakan kewenangan pemerintah kabupaten/kota.
“Penetapan alokasi anggaran merupakan bagian dari otonomi, tapi saya berharap kepada seluruh kepala daerah untuk mengalokasikan APBD 2020 mendatang paling sedikit 6 persen,” ujarnya.
Lebih jauh Andi Sudirman mengatakan, selama ini pemerintah kabupaten/kota mengalokasikan APBD untuk pembangunan infrastruktur hanya 1 persen dari total belanja APBD. Hal tersebut, sambung Andi Sudirman seharusnya perlu diubah. Apalagi bagi daerah-daerah yang memiliki wilayah terisolir.
“Wilayah di Sulsel itu masih banyak yang terisolir. Menjadi kewajiban kita untuk membuka akses ke sana agar perekonomian menggeliat. Akses ke sana juga semakin mudah,” ungkapnya.
Disamping ada penambahan alokasi anggaran masing-masing kabupaten/kota, Andi Sudirman mengaku Pemerintah Sulsel juga mengalokasikan anggaran pembangunan infrastruktur seperti jalan.
Andi Sudirman menambahkan, anggaran pembangunan infrastruktur yang dialokasikan Pemerintah Sulsel 2020 mendatang, memiliki plus minus.
“Anggaran infrastruktur dari APBD Provinsi Sulsel itu Rp500-an miliar, sementara untuk pembangunan irigasi Rp225-an miliar, sedangkan bantuan keuangan Rp1 triliun,” tutup Andi Sudirman. (rhm)
Wagub Minta Alokasikan 6 Persen untuk Infrastruktur
×

