GOWA, BKM — Nahas menimpa Jumakka Dg Lau (75). Warga Dusun Bungasunggu, Desa Berutallasa, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa ini ditemukan sudah tak bernyawa di sebuah tanah lapang Dusun Jenetallasa, Desa Borimasunggu, Kecamatan Biringbulu, Rabu (13/11) pukul 09.00 Wita.
Lelaki ini diketahui sebagai penggali batu gunung. Ia tewas mengenaskan dengan posisi tertelungkup separuh. Sebagian badannya terduduk ditimpa akar pohon besar. Setelah dilakukan evakuasi ditemukan luka pada tengkuknya. Dari mulut mengeluarkan darah.
Kapolsek Biringbulu AKP Muh Aidil Aqsa, mengakatan korban diperkirakan meninggal pada Senin malam (11/11). Sebab kondisi tubuhnya yang sudah mulai membengkak.
Apalagi, tambah kapolsek, diperoleh informasi dari Dg Baha (55), rekan seprofesinya sebagai penggali batu gunung. Ia bilang, bahwa mereka (Baha dan Jumakka) sempat bersama-sama pada Senin siang. Korban diperkirakan mengalami kecelakaan pada saat melakukan penggalian batu gunung dan tertimpa akar sisa tebangan pohon.
Saksi Dg Baha yang pertama kali menemukan mayat korban. Ia beralamat di Dusun Jenetallasa, Desa Borimasunggu, Kecamatan Biringbulu.
“Hubungan saksi dengan korban adalah sama-sama penggali batu. Telah dilakukan pengamanan di lokasi kejadian. Juga berkoordinasi dengan pihak kecamatan untuk mengevakuasi korban dari TKP,” jelas AKP Muh Aidil Aqsa.
Atas permintaan keluarga, korban langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan selanjutnya dimakamkan.
“Kami juga melakukan koordinasi dengan aparat pemerintah untuk membantu pihak keluarga dalam proses pemakaman korban. Kami imbau masyarakat untuk lebih hati-hati melakukan kegiatan yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” imbuhnya. (sar/rus)
Penggali Batu Gunung Tewas Tertimpa Akar Pohon
×

