pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Ratusan Ribu Penganggur Tunggu Janji Presiden

Kadisnakertrans: Kami Masih Tunggu

MAKASSAR, BKM — Program kampanye Presiden Joko Widodo, kartu prakerja, siap diluncurkan. Program yang menyasar para pengangguran berbiaya Rp10 triliun ini menyasar dua juta orang.

Tak terkecuali di Sulawesi Selatan. Angka pengangguran di daerah ini hingga Agustus 2019 mencapai 225.281 orang.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Agustinus Appang mengatakan Pemprov Sulsel masih menunggu arahan dari Kementerian terkait ini.
“Memang sudah kita ketahui bersama soal program ini, tapi secara teknis kami masih menunggu (juknisnya) dari Kementerian” kata Agustinus, Rabu (13/11).
Ia menjelaskan pembagian gaji pengangguran itu nantinya berkisar antara Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per orang setiap bulannya.
“Namun, bagaimana pola pendistribusian gaji dan lain sebagainya, belum ada surat edaran,” ujarnya.
Ia menegaskan tidak semua pencari kerja yang terdaftar pada Disnaker mendapat Kartu Pra-Kerja, sebab terdapat kriteria khusus untuk memerolehnya.
“Di Sulsel sendiri jumlah pencari kerja yang terdata sekitar 200 ribu orang. Dari jumlah ini, korban PHK dan calon pekerja baru yang akan memperoleh Kartu Pra-Kerja,” katanya.
Syarat lain bagi penggangguran untuk memeroleh gaji dari pemerintah ini, berusia minimal 18 tahun dan harus mendaftar di aplikasi yang disediakan.
“Harus terdaftar dalam aplikasi dan kriteria umur minimal 18 tahun. Artinya sudah menyelesaikan jenjang pendidikan menengah atas, baru bisa masuk dalam kategori penerima Kartu Pra-Kerja,” imbuhnya.
Disnaker, lanjut Agus, bertugas memfasilitasi pencari kerja yang telah terdata untuk mendapat pekerjaan. Sambil menunggu, para pencari kerja itu diberi Kartu Pra-Kerja. “Para pencari kerja itulah yang akan dicarikan kerja ke perusahaan yang menyediakan lowongan kerja. Tugas kita mempertemukan, keberhasilan mereka mencari kerja itu kembali lagi kepada kompetensinya,” pungkasnya.
Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel yang diolah Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sulsel, hingga Februari 2019 TPT di Sulsel mencapai 5,42 persen 2019. Angka ini mengalami kenaikan lebih tinggi dari posisi Februari dan Agustus 2018 masing-masing sebesar 5,39 persen dan 5,34 persen.
Dicatat, angkatan kerja Sulsel pada Februari 2018 sebanyak 4.174.181, bekerja sebanyak 3.494.296, dan menganggur 224.885.
Sedangkan, Agustus 2018 angkatan kerja sebanyak 3.988.029, bekerja sebanyak 3.774.924, menganggur 213.105, sementara Februari-Agustus 2019 jumlah angkatan kerja sebanyak 4.159.838, bekerja 3.934.557, menganggur sebanyak 225.281.
Dari data tersebut Lapangan Usaha (LU) yang banyak menyerap tenaga kerja adalah pertanian sebanyak 1,51 juta atau 38,47 persen, disusul perdagangan 739 ribu atau 18,8 persen serta pengolahan 317 ribu atau 8,07 persen.
Terpisah, Rahman salah seorang sarjana ekonomi yang belum mendapatkan pekerjaan, kepada BKM mengaku sangat senang jika program itu betul-betul terwujud.”Kami ini selaku pencari kerja sangat senang dan setuju adanya prorgam tersebut. Bahkan kami bersyukur kalau memang bisa terwujud,” dingkat warga Jalan Tamalate I ini.(rhm)




×


Ratusan Ribu Penganggur Tunggu Janji Presiden

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar