pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Mendag Sebut Harga Kebutuhan Pokok di Makassar Stabil

MAKASSAR, BKM — Untuk pertama kalinya pascadilantik, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto melakukan kunjungan kerja ke Makassar. Ada beberapa agenda yang dihadiri di kota ini.
Yang pertama, pada Rabu (20/11) pagi, Agus memantau ketersedian kebutuhan pokok dan harga pangan di pasar tradisional Pa’baeng-baeng.
Didampingi Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Hayat, Mendag mengunjungi sejumlah kios yang menjual kebutuhan pokok masyarakat. Selain harga barang, Agus juga menanyakan ketersediaan atau stok barang yang ada.
Pemantauan tersebut dilakukan sebagai langkah awal memeriksa stabilitas harga dan pangan menjelang Natal dan Tahun Baru.
“Kita pilih Makassar, karena di sini pintu utama Indonesia bagian timur. Jadi ini start awal. Dari sini, kita ke daerah lain. Alhamdulillah, harga-harga kebutuhan pokok di sini cukup stabil,”
sebut Agus usai kunjungan.
Adapun kebijakansecara umum harga eceran tertinggi (HET) dipantau seluruh Indonesia, terutama pada acara-acara hari besar keagamaan. Jika ada yang lewat HET maka akan dilakukan operasi pasar.
“Nah, ini kan menjelang Natal dan tahun baru. Jadi kita harus lihat kondisi pasar sekarang. Sehingga persiapan untuk nanti kalau ada sesuatu bisa langsung kita atasi,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan harga di Pasar Pa’baeng-baeng Makassar, harga beras kelas premium Rp12 ribu per kilogram, minyak goreng Rp12 ribu per liter, gula pasir Rp12 ribu per kilogram. Harga telur ayam negeri Rp42 ribu per rak, yang berisi 30 butir. Jadi harga per butir Rp1.400.
“Harga naik karena maulid. Sebelumnya Rp38 ribu per rak,” ungkap Diswan (52) yang menjual telur.
Sementara harga ayam potong Rp48 ribu per ekor dengan berat 2,85 kilogram. Lalu bawang merah seharga Rp25 ribu per kilogram, bawang putih Rp26 ribu per kilogram, dan cabai merah Rp20 ribu per kilogram.
Harga daging sapi juga masih normal, antara Rp100 ribu hingga Rp120 ribu per kilogram. Harga daging tetelan antara Rp50 ribu -Rp60 ribu per kilogram.
Terkait inflasi Sulsel, Agus menilai hingga saat ini berada dalam angka yang relatif stabil. “Jadi sampai hari ini kita terus jaga supaya inflasi tidak naik. Harga yang ada di daerah sini bagus. Artinya masih di bawah harga eceran tertinggi. Di sini ada pantauan harga juga. Kami di sini memonitor supaya pedagang juga tahu harga. Jadi kalau ada lebih dari itu kita akan adakan operasi pasar,” paparnya.
Usai dari pasar Pa’baeng-baeng, Mendag kemudian membuka kegiatan Forum Sosialisasi Kebijakan Perdagangan Dalam Negeri di Hotel Rinra. Selanjutnya bergeser ke Pelabuhan Peti Kemas Soekarno-Hatta untuk melepas ekspor sejumlah komoditi andalan Sulsel ke mancanegara.
Kepala Dinas Perdagangan Sulsel Hadi Basalamah, mengatakan komoditi yang diekspor kali ini di antaranya mente, kakao, plywood, nikel, hingga rumput laut.
“Jadi yang diekspor kali ini adalah sejumlah komoditi andalan Sulsel dengan kapasitas 500 teus, total volume 7930 ton dan nilai 19,7 juta US dolar milik 18 pelaku usaha,” ungkap Hadi.
Komoditi ekspor tersebut langsung dikirim ke negara tujuan tanpa singgah terlebih dahulu di Surabaya atau Jakarta. Tujuan utama ke Shanghai, Taiwan, dan sejumlah negara lainnya.
Dia mengemukakan, sejak adanya direct call, selain mengefisienkan waktu, pengusaha atau eksportir bisa menghemat cost distribusi sebesar 200 US dolar untuk setiap kontainer.
Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan SK ke tim percepatan ekspor daerah yang beranggotakan pihak perbankan, Bappeda, dan Dinas Perdagangan Sulsel.
Sebelumnya, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah meminta kepada pemangku kepentingan untuk terus menjaga kestabilan harga menjelang Natal dan tahun baru.
“Inflasi Sulsel diperkirakan berada di range 3,5 persen, plus minus 1 persen. Namun tetap perlu diantisipasi peningakatan harga menjelang akhir tahun,” kata Nurdin Abdullah pada rapat High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Selatan dan Kabupaten Kota Se-Sulawesi Selatan di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, pekan lalu. (rhm/rus)




×


Mendag Sebut Harga Kebutuhan Pokok di Makassar Stabil

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar