MAKASSAR, BKM– Mengawal pemberitaan tentang perbankan yang bisa langsung dikonfirmasi Media. Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sulawesi Selatan menggelar Workshop journalist yang setidaknya ada puluhan media yang turut serta menjadi peserta.
Menurut Ketua Panitia BMPD Sulsel, Andi Hudli Huduri, mengatakan, sengaja menghadirkan beberapa petinggi perbankkan seperti Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan beberapa bank lainnya di Sulsel, untuk ikut mmberikan edukasi tentang dunia perbankkan kepada awak media.
Terlebih lagi kegiatan tersebut digelar demi meningkatkan kualitas wartawan dan pemahaman di desk ekonomi. Apalagi dirinya juga merupakan Regional Manager KTI Panin Bank berharap acara workshop tersebut menjadi agenda rutin dilaksanakan setiap tahunnya.
“Ini adalah salah satu wadah yag bagus untuk berdiskusi, untuk meningkatkan pemberitaan yang baik dan berkualitas, tentunya ada harus update. Semoga agenda ini menjadi agenda tahunan, kita bersama media,” ungkapnya di Ballroom Macoora, Hotel Rinra, Kamis, (12/12).
Sedangkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Makassar, Ismail Haji Ali mengapresiasi kegiatan tersebut, dikarenakan zaman sekarang mengalami perkembangan yang sangat pesat di era di digital. Ia juga berharap kedepannya media lebih intens untuk mewadahi pemerintah dalam menyampaikan programnya kepada masyarakat.
“Semoga dengan kegiatan ini rekan media menyampaikan pemberitaan positif mengenai pembangunan pemerintahan dan berharap apa yg dilaksanakan dan di kerjakan bisa tersampaikan cepat ke masyarakat dan saya mengapresiasi betul kegiatan,” tuturnya.
Diketahui, peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut, diantaranya para wartawan/fotografi media cetak, elektronik maupun online dan semua humas perbankan di wilayah Sulsel. Sementara itu, Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Endang Kurnia Saputra mengaku ada sinergi yang bisa dibangun dengan kegiatan ini dan media mampu mengawal perbankan dengan pemberitaan yang terkonfirmasi.
“Kita tahu betul bagaimana pengaruh media terhadap dunia perbankan dan resiko terbesar yang paling membayangi dunia Perbankan yaitu resiko reputasi. Karena sedikit saja pemberitaan miring itu sangat berpengaruh bagi perbankkan,” tutupnya. (ita)
Pentingnya Media Bagi Nasib Perbankkan
×

