pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pembobol Kantor Satpol PP dan Disperindag Ditembak

Bermula dari ‘Nyanyian’ Penadah Barang Curian

MAKASSAR, BKM — Jamal Dg Situju (50) tah henti-hentinya meringis. Warga Jalan Balana II ini kesakitan setelah timah panas bersarang di kakinya.
Polisi melumpuhkannya dengan peluru lantaran melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri saat hendak digiring ke Mapolsek Ujung Pandang, Senin dini hari (16/12) sekitar pukul 03.00 Wita.
Dalam catatan aparat Polsek Ujung Pandang, Dg Situju berstatus residivis yang baru saja bebas dari Rutan Klas 1 Makassar. Ia terjerat dalam kasus tindak pidana pencurian pemberatan (curat). Namun setelah bebas dia kembali berulah.
Ada tiga laporannya yang masuk ke polisi. Masing-masing LP/41/III/2019/Restabes Mks/Sektor Ujungpandang pada tanggal 11 Maret 2019. Pengaduan itu terkait aksinya di Kantor Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar di Jalan Balaikota. Dari tempat ini tersangka menjarah dua unit televisi.
Kemudian LP/42/III/2019/Restabes Mks/Sektor Ujungpandang pada tanggal 12 Maret 2019. Tersangka melakukan aksinya di kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jalan Jenderal Sudirman. Selanjutnya, LP/150/XII/Restabes Mks/Sektor Ujungpandang pada 2 Desember 2019. Aksi tersangka dilakukan di Jalan Ina Saudari. Dari sebuah rumah di sana, tersangka menjarah ponsel merek Oppo Neo 7 warna putih dan televisi 32 inci.
Kapolsek Ujung Pandang Kompol Wahyu Basuki mengungkapkan, tersangka Jamal dilumpuhkan saat hendak mencoba melarikan diri setelah lepas dari kawalan petugas kepolisian yang hendak menggiringnya ke mapolsek.
Sebelumnya, Tim Khusus Polsek Ujung Pandang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Edi Gunawan didampingi Panit II Reskrim Aiptu Syawaluddin, melakukan pengembangan kasus terhadap seorang pelaku lain bernama Kifli. Ia diamankan setelah mengakui perbuatannya membeli barang curian.
Kilfi ‘beryanyi’ bahwa barang yang dibelinya diperoleh dari seorang pria bernama Jamal. Polisi pun langsung mendatangi Jamal di lokasi tempat kumpulnya di Jalan Barukang, Kecamatan Ujung Tanah.
”Saat hendak dibawa ke mako, tersangka Jamal melakukan perlawanan, sehingga lepas dari kawalan. Kesempatan itu dimanfaatkan untuk mencoba melarikan diri. Upaya persuasif dilakukan dengan tembakan peringatan ke udara. Namun tersangka mengabaikannya. Terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kaki,” ujar Kompol Wahyu Basuki, Senin (16/12).
Dg Situju kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara guna mendapat perawatan medis. Usai mengjalani pengangkatan proyektil peluru dari kakinya, tersangka lalu dibawa ke Mapolsek Ujungpandang guna menjalani pemeriksaan intensif.
Menurut Kompol Wahyu, pengungkapan kasus ini berawal dari tiga laporan yang telah diterima. Dua dari instansi pemerintah, dan satu dari pemilik rumah yang dibobol.
Ketiga laporan itu kemudian ditindaklanjuti Unit Reskrim Polsek Ujungpandang. Mereka turun melakukan penyelidikan di lokasi. Rekaman kamera pengintai (CCTV) memudahkan petugas untuk mengidentifikasi pelaku.
Selanjutnya, pada Sabtu (14/12), tim unit khusus menerima informasi bahwa seorang penadah bernama Kifli tengah asyik bernyanyi di sebuah rumah bernyanyi Jalan Penghibur. Petugas pun mengamankan pria yang menguasai sebuah ponsel curian merek Oppo Neo 7.
Dari keterangan Kifli, ponsel yang dikuasainya itu dibeli seharga Rp400 ribu. Sementara Dg Situju, mengakui sudah tiga kali melakukan aksinya. Termasuk pengakuan bahwa dirinya sudah pernah tertangkap sebelumnya oleh aparat Polres Pangkep dan Maros dalam kasus yang sama. (ish/rus)



×


Pembobol Kantor Satpol PP dan Disperindag Ditembak

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar