pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

BPR Diberi Suntikan Dana Rp3 M

MAKASSAR, BKM– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Makassar menilai, suntikan dana yang diberikan pemerintah kota ke Bank Perkreditan Rakyat (BPR) tahun ini bertambah sebesar Rp3 miliar. Dana tersebut untuk bantuan bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Makassar.
Anggota Komisi B DPRD Makassar, Mario David, mengatakan, ia menaruh harapan besar kepada BPR setelah Perda Penyertaan Modal disahkan di tahun 2019 lalu. Sejak saat itu BPR tiap tahun mendapat suntikan modal.
“Sebenarnya hanya Rp1 miliar, tapi kami perjuangkan ditambah Rp3 miliar tahun ini. Itu kewajiban pemerintah memberikan dan kami sangat mendukung. Dana yang wajib diberikan itu sebesar Rp20 miliar, dan setiap tahun Pemkot memberikan secara bertahap sampai batas batas waktu hingga tahun 2024,” ungkapnya di gedung DPRD makassar, Senin (17/2).
Dengan suntikan modal tersebut, jelas Mario, ia meminta BPR memulai ekspansi bisnis kredit. Termasuk kerjasama dengan 5.000 pedagang seluruh pasar yang ada di Makassar untuk dibantu permodalan.
“Menyalurkan KUR, termasuk membeckup sewa los tanpa angunan. Sebab kalau bank itukan perlu ada jaminan. Yah kami harap BPR bisa jadi trigger untuk permodalan pedagang kecil di Makassar ini,”ucapnya.
BPR Kota Makassar diketahui satu-satunya perusda milik pemerintah kota yang mendapat tambahan modal di APBD 2020 senilai Rp1 miliar. Padahal dari enam perusda, BPR salah satu perusda yang tidak pernah menyetorkan devidennya ke Pemkot Makassar sejak tiga tahun terakhir, yakni 2017, 2018, dan 2019.
Sebelumnya Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, Iswady Padasi, berdalih, penyertaan modal senilai Rp1 miliar yang diberikan ke BPR berpedoman pada ketentuan otoritas jasa keuangan (OJK) dan regulasi berupa peraturan daerah (perda) yang telah ditetapkan DPRD.
“Diperdakan DPRD itu kita harus menyehatkan perbankan daerah yang kita punya, makanya kita sertakan modal segitu. Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan untuk perbaikan kinerja perbankan,” jelasnya.
Sementara itu,Direktur Utama PD BPR, Qurani, mengatakan, meski belum ada setoran deviden di 2019 lalu namun, dia mengaku sudah ada peningkatan pendapatan dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, enam bulan terakhir ini sudah ada laba walaupun akumulasinya itu masih rugi. Jadi sudah ada peningkatan yang kami lakukan,” ucapnya. (ita)




×


BPR Diberi Suntikan Dana Rp3 M

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar