pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Bocah 10 Tahun Diculik lalu Disekap Dalam Rumah

BONE, BKM — Seorang pria paruh baya diamankan aparat Polres Bone. Namanya Andi Pawawoi. Beralamat di Jalan Kajaolaliddo, Watampone.
Sebelumnya ia dilaporkan menculik seorang bocah usia 10 tahun bernama Angga. Oleh pelaku, sang anak kemudian dibawa ke rumahnya lalu disekap, Selasa (3/3).
Peristiwa bermula ketika Angga bertemu pelaku di depan sebuah minimarket di Jalan Besse Kajuara. Pelaku kemudian mengajak bocah tersebut ke rumahnya. Tak curiga apapun, Angga langsung mengikut saja.
Setibanya di sana, keduanya sempat berbincang. Setelah itu pelaku mengajak Angga untuk tidur siang, namun ditolak. Ia hendak pulang ke rumahnya. Hanya saja tidak diizinkan. Sebaliknya, korban disekap di dalam rumah pelaku.
Kejadian ini terungkap setelah salah seorang warga yang mendengar korban berteriak minta tolong. Hal itu kemudian dilaporkan ke aparat kepolisian. Warga takut mendekat karena mengetahui pelaku mengalami gangguan kejiwaan.
Tidak lama berselang polisi pun langsung ke lokasi. Pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan. Selanjutnya digiring ke Mapolres Bone guna menjalani pemeriksaan.
Orang tua korban yang ditemui di ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bone, mengakui bahwa awalnya dia tidak mengetahui kalau anaknya diculik. Peristiwa itu baru diketahuinya setelah ada warga yang datang menyampaikan kepadanya kalau anaknya diculik kemudian disekap di dalam rumah pelaku.
“Ada warga yang datang ke saya. Dia bilang anak saya diculik dan disekap. Pelakunya sudah ditangkap. Awalnya saya tidak percaya, tapi dia kasih lihat videonya. Makanya saya langsung ke sini (polres),” ujarnya.
Dari pengakuan anaknya, lanjutnya, ia dipukul dengan sapu lidi pada bagian betis dan punggung sehingga mengakibatkan luka di punggungnya. ”Katanya dia minta pulang, tapi dilarang oleh pelaku. Makanya dipukul sapu lidi,” tambahnya.
Kasat Reskrim Polres Bone AKP Mohamad Pahrun yang dikonfirmasi, mengatakan bahwa pelaku saat ini sudah diamankan dan sementara dimintai keterangan lebih lanjut.
“Iya, benar itu. Sementara kami masih melakukan pengembangan apa motif pelaku. Kita juga akan memastikan apa betul pelaku ini mengalami gangguan kejiwaan atau tidak sesuai pengakuan dari pihak keluarg pelaku,” ujar Pahrun.
Informasi yang diperoleh, sejak lama pelaku tinggal di rumahnya seorang diri. Sebelumnya, ia sudah dua kali membangun rumah tangga. Istri pertamanya meminta cerai, karena hendak dibunuh. Dari pernikahan ini, mereka sudah dikarunia anak. Sementara dari pernikahan kedua, istrinya meninggal dunia. Diduga pelaku mengalami stres akibat peristiwa tersebut. (*/rus)



×


Bocah 10 Tahun Diculik lalu Disekap Dalam Rumah

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar