MAKALE, BKM — Jalan poros Bandara Buntu Kuni (BBK) Tana Toraja dari arah Ge’tengan, tahun anggaran 2020 dikcur anggaran oleh Pemprov Sulsel sebesar Rp 32 milyar.
Anggaran tersebut diperuntukkan kegiatan konstruksi fisik, konsultan perencana (review design), dan konsultan pengawasan (supervisi).
Plt Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tana Toraja Yanti Sarah Mapaliey, Rabu (11/3) mengatakan percepatan penyelesaian konstruksi infrastruktur jalan BBK sepanjang 5,8 km didasari penegasan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Jumat (28/2) lalu saat meninjau langsung progres volume konstruksi fisik BBK, jika Mei 2020 BBK beroperasi setelah diresmikan Presiden Jokowi.
Tahap pertama BBK bisa didarati pesawat ATR 72 dengan panjang runway 1.700 meter, namun setelah ditamba runway menjadi 2.000 meter air bus sudah bisa mendarat.
Menurut Yanti tahun 2019 lalu anggaran serupa juga dikucur Pemprov Sulsel Rp 30 milyar untuk konstruksi jalan BBK berupa
perkerasan beton dan hotmix satu jalur 1 sepanjang 3,8 kilometer, demikian pula normalisasi perkerasan beton dua jalur sepanjang 2 kilometer.
Terpisah Kepala Bandara Pogtiku Rantetayo Tana Toraja Jafriady Mappeare menambahkan, pekerjaan fisik BBK secara keseluruhan sudah mencapai 90 persen.
Sementara penyelesaian runway tersisa 300 meter menjadi 2000 meter, demikian pula terminal penyelsesaian longa, plafon, ac listrik juga hampir rampung.
(gus/D).
Jalan BBK Dikucur Rp 32 M
×

