pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pemprov Serahkan ADP ke RSUD Daya dan Maros

MAKASSAR, BKM–Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyerahkan alat pelindung diri (APD) ke RSUD Daya Makassar dan RSUD Salewangang Kabupaten Maros. APD diberikan untuk mendukung tim medis dalam upaya memerangi Covid-19.
Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman datang langsung ke RSUD Daya Makassar dan RSUD Salewangang Kabupaten Maros, akhir pekan lalu. Kedatangannya untuk menyerahkan bantuan APD berupa baju hazmat produksi UKM (Usaha Kecil Menengah), yang tergabung dalam Mata Garuda Sulsel.
“Semoga dengan bantuan ini, kita berharap tenaga medis tidak memakai jas hujan atau plastik seperti di beberapa kasus yang ada, sambil menunggu APD bantuan Pemerintah,” ujarnya.
Selain APD, wagub juga memberi bantuan masker dan kebutuhan nutrisi ke tenaga medis yang menangani pasien corona atau covid-19.
“APD ini kami dapatkan dari produksi lokal usaha kecil adik-adik Alumni LPDP yang kami pesan untuk membantu kebutuhan perlengkapan medis para tenaga kesehatan,” ujarnya.
Sedangkan masker kain yang dibagikan merupakan produksi rumah tangga yang dipesan dari penjahit, yang omsetnya menurun ketika pandemi Covid-19 melanda.
Tiba di RSUD Daya Makassar, ia juga mengecek kesiapan ruangan dan fasilitas penanganan pasien Covid-19. Serta memberi semangat kepada para tenaga medis dan jajaran manajemen di RSUD Daya Makassar.
Selain di RS Daya, iapun melanjutkan untuk berkunjung ke Kabupaten Maros yang juga masuk sebagai zona merah di wilayah Sulsel. Tercatat hingga saat ini, pasien positif Corona di daerah yang dikenal dengan sebutan Butta Salewangang ini sebanyak 16 orang.
Tiba di RSUD Salewangang Maros, Wagub mengunjungi IGD (Instalasi Gawat Darurat) dan bertemu langsung dengan para tenaga medis. Terlihat, ia berdiskusi dan menanyakan kesiapan tenaga medis dalam penanganan pasien yang terpapar corona.
Jasa tenaga medis diakui Andi Sudirman sangat besar. Pihaknya mengapreasi apa yang sudah dikerjakan, meski penuh resiko bagi keselamatan mereka.
“Kepada para tenaga medis di Sulsel, khususnya di RSUD Daya dan RSUD Salewangang Maros, kami sangat bangga terhadap apa yang saudara-saudara lakukan dalam penanganan pasien terjangkit virus corona,” ucapnya.
Ia juga mengajak warga yang mampu untuk membantu mereka yang terkena dampak kebijakan penanganan covid-19.
Sekedar diketahui, Mata Garuda Sulsel merupakan perkumpulan pelajar alumni LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). APD yang diproduksi tersebut masih standar sebagai pelindung tenaga kesehatan yang berada di puskesmas atau di IGD.
Pemilik konveksi yang juga alumni LPDP, Muh Syihab, menyampaikan, pihaknya ingin mengambil bagian dari penanganan Covid-19 dengan memproduksi APD, dalam hal ini baju hazmat secara mandiri.
Proses produksinya ini pun dengan cara dijahit. Yang kemudian disterilkan dengan disemprotkan disinfektan di seluruh baju hazmat yang telah selesai, hingga dikemas sesuai standar.
“Ada dua jenis bahan yang digunakan, taslan (reusable) dan spunbound (disposable). Ini hasil konsultasi dengan dokter berdasarkan saran dan kebutuhan di lapangan,” ujarnya.
Apalagi saat ini, baju hazmat ini sangat dibutuhkan oleh tenaga medis. Utamanya bagi yang menangani pasien Covid-19.
“Kami akan distribusikan dengan harga ekonomis dan sesuai standar medis. Hal ini kami lakukan dalam membantu upaya Pemerintah dan Rumah Sakit untuk mendistribusikan APD hazmat ini ke Rumah Sakit yang membutuhkan,” imbuhnya.
Produksi pertama lalu, baju hazmat ini telah disalurkan Mata Garuda Sulsel di Rumah Sakit Hapsah dan Puskesmas Libureng, Kabupaten Bone.(nug)




×


Pemprov Serahkan ADP ke RSUD Daya dan Maros

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar