MAKASSAR, BKM–Sedikitnya, tiga hingga empat bakal calon wali kota, bupati dan wakil bupati diisukan akan meninggalkan partainya manakala tidak diusung atau diakomodir pada Pilkada maupun Pilbup mendatang.
Bahkan ada sejumlah partai yang sudah siap mengakomodir para politisi itu agar bergabung dan menjadi pengurus dipartai yang baru nanti.
Mereka yang disebut yakni politisi Partai Golkar Sulsel Syamsu Rizal MI alias Deng Ical di Pilwali Makassar, politisi Partai Nasdem Tomy Satria Yulianto di Pilbup Bulukumba, politisi Demokrat Saiful Arif di Pilbup Selayar dan politisi Golkar Viktor Datuan Batara di Pilbup Tana Toraja.
Tomy Satria yang dimintai tanggapannya mengaku bila saat ini dirinya belum berpikir untuk meninggalkan Partai Nasdem, walau dia saat ini masih bersatatus kader Nasdem sekaligus ketua DPD di butta Panrita Lopi.
Tomy mengatakan sejauh ini dia baru mendapatkan kabar jika memang rekomendasi tersebut sudah ada ditangan rivalitasnya Askar Hl-Arum Spink. Tapi saat ini dia belum melihat secara langsung rekomendasi tersebut.
“Ada baiknya rekomendasi itu keluar saya diberi tahu karena saat ini saya sebagai ketua DPD. Untuk lebih baiknya sebagai etika politik,”ujar Tomy yang juga Wakil Bupati Bulukumba ini.
Tomy menambahkan bahwa jika rekomendasi tersebut jatuh kepada rivalitasnya lebih baik disampaikan baik-baik. Karena dia bergabung dengan Nasdem dengan cara baik-baik pula karena sebelumnya dia juga sebagai kader Demokrat.
“Untuk tidak menimbulkan tafsir berbeda sangat baik kalau saya disampaikan. Karena saya diajak bergabung dengan Nasdem secara baik-baik. Jika ada putusan DPW maupun DPP baiknya disampaikan juga,” ujarnya.
Meski demikian, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada kader Nasdem secara perseorangan apakah dia ingin ikut dengan dirinya atau tetap bersama dengan Nasdem, karena kata dia sering menyapaikan kader harus berpartai dengan baik.
“Yang jelas saat ini DPD sudah lengkap dan saya sudah meninggalkan warisan jika partai Nasdem sebagai pemenang Pemilu di Bulukumba,” curhatnya.
Viktor Datuan Batara juga memberikan bantahan. “Yang bilang tinggalkan partai siapa..? Sangat tidak elok bicara partai/politik dalam kondisi seperti yang kita alami sekarang ini dimana semua tenaga dan pikiran kita curahkan untuk bagaimana memutus mata rantai penyebaran virus corona ini, apalgi saya juga korban dari covid -19 ini,”ujar Viktor, Selasa (21/4).
Untuk itu, Viktor yang juga Wakil Bupati Toraja ini meminta semua pihak untuk berhenti bicara politik. “Jadi berhentilah kawan membicarakan politik dulu dan mari bergandengan tangan untuk membantu pemerintah dan masyarakat memutus rantai penularan,”pungkas Viktor.
Bantahan sama juga dilontarkan Syamsu Rizal MI. Mantan Wakil Wali Kota Makassar ini menilai jika hanya isu saja. “Wueeeh, isu ji de, cuma saya memang nda urus politik ini yee,”tulis deng Ical Selasa kemarin.
Adapun, Saiful Arif hingga berita ini dibuat belum memberikan tanggapan. (rif)
Cawali dan Cabup Diisukan Siap Tinggalkan Partainya
×

