MAKASSAR, BKM — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, melakukan kunjungan ke asrama mahasiswa yang ada di Makassar, Kamis (23/4). Ia ingin memastikan kebutuhan mereka tetap terpenuhi selama tidak mudik ke kampung halamannya masing-masing.
Ada tiga asrama mahasiswa yang didatangi. Yakni Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu Raya (IPMIL) di Jalan Kijang, Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Simbuang-Mappak (IPPEMSI), dan Kesatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (Kepmi) Kabupaten Bone di Jalan Kalumpang.
Mahasiswa dari beberapa daerah itu harus menetap di Makassar, mengikuti imbauan pemerintah untuk tidak ke mana-mana ataupun pulang ke kampung (mudik).
Tak lupa, Andi Sudirman membawa bantuan sembako untuk para mahasiswa itu. Memastikan kebutuhan mereka terpenuhi, mengingat Kota Makassar akan menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Merasa diperhatikan oleh pemerintah, mereka pun sangat berterima kasih dan mengucap syukur atas perhatian wagub kepada mahasiswa yang masih harus menetap di Makassar.
Ketua Umum IPPEMSI Makasar Reinaldo, mengucapkan terima kasih kepada wagub atas kunjungan dan perhatiannya kepada para mahasiswa. Iapun menyatakan untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam mencegah dan memutus rantai penyebaran virus corona.
Di sekretariat IPPEMSI pun, kata dia, menjadi posko relawan lawan covid-19. “Kami sangat mendukung kegiatan pemerintah yang demikian, karena bisa meringankan beban masyarakat, khususnya mahasiswa rantauan,” tuturnya.
Dalam kunjungannya, Andi Sudirman meminta agar mahasiswa tetap sabar dalam menghadapi kondisi di tengah pandemi covid-19 ini.
“Kami harap tidak mudik dan bersabar serta berdoa. Kita saling bahu-membahu. Saya pikir adik-adik mahasiswa ini perlu diapreasiasi dengan tetap bertahan di Makassar,” tuturnya.
Kepada wagub, mahasiswa asal Simbuang dan Mappak, Kabupaten Tana Toraja, mengaku tidak pulang ke kampung karena keterbatasan akses internet di sana. Karena wilayah tersebut termasuk daerah terpencil.
“Mereka tidak pulang karena di Simbuang dan Mappak karena tidak ada signal di sana, sementara masih ada kuliah online. Saya pernah datang kemah di sana dan sudah akrab dengan masyarakat dan mahasiswa di sana. Sekitar enam hingga delapan jam jarak tempuh dari Makale,” ungkap Andi Sudirman.
Sebelumnya, Senin (20/4), wagub juga mendatangi asrama mahasiswa Maluku di Jalan Belibis, asrama mahasiswa Buol (Toli-toli) dan asrama mahasiswa Jeneponto di Jalan Nuri Lama. (nug)
Wagub Apresiasi Mahasiswa tak Mudik
×

