MAKASSAR, BKM–Sejumlah masukan atau saran diungkapkan oleh anggota Badan Aggaran DPRD Suslel terkait ekspose rancangan kebijakan umum anggaran (KUA) plafon prioritas anggaran sementara (PPAS) APBD tahun 2021 di gedung tower lantai II DPRD Sulsel, Selasa (28/7).
Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Sulsel, Andi Ina Kartika, turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Sulsel, Muzayyin Arief, Wakil Ketua Banggar, Fachruddin Rangga serta sejumlah anggota dewan dan pimpinan SKPD lingkup Pemprov Sulsel.
Anggota Banggar DPRD Sulsel, Andi Irwandi Natsir, mengatakan, pihaknya optimis jika Sulsel akan mampu menghadapi pertumbuhan ekonomi tahun 2021 yang di targetkan 6,1 persen.”Hal tersebut saya kira cukup logis dengan adanya stimulus dan program pemulihan ekonomi yang disiapkan oleh pemprov akibat pandemi covid 19,”ujar Irwandi natsir, kemarin.
Tak hanya itu, legislator Partai Amanat Nasional (PAN) Sulsel ini jika mengakui jika pemprov memperhatikan pelaku UMKM.”Perhatian kita terhadap pelaku UMKM terutama yang bergerak di sektor pertanian, perikanan, perdagangan serta sektor jasa lainnya. Termasuk isu isu strategis pembangunan lainnya seperti kemampuan adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim serta mengoptimalkan tanggap darurat potensi bencana alam dan non alam,”jelas Irwandi.
Sementara itu, Wakil Ketua Banggar DPRD Sulsel, Fachruddin Rangga yang ditanya soal apa yang menarik dalam pembahasan Banggar mengemukakan bila taka ada yang menarik.
“Tidak ada ji yang menarik karena ekspose sebatas memberi masukan dan koreksian serta pandangan pandangan strategi karena Banggar meminta untuk tetap menjadikan RPJMD sebagai patron utama dalam menyusun KUA dan PPAS 2021,”jelas Rangga yang juga legislator Partai Golkar Sulsel ini.(rif)
RPJMD Patron Utama Bahas KUA-PPAS
×

