pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Cegah Tawuran, Dorong Bentuk Organisasi Pemuda

MAKASSAR, BKM– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar mengaku prihatin dengan kondisi pemuda yang ada di bagian utara Kota Makassar yaitu Kecamatan Wajo, Ujung Tanah, Tallo, dan Bontoala yang hingga kini masih sering terjadi insiden bentrok antar sesama pemuda tanpa ada solusi dari Pemerintah Kota Makassar.
Anggota DPRD Makassar, Rachmat Taqwa Qurais, mengatakan, ia seringkali menyuarakan agar pemuda pemudi di Makassar diberikan aktifitas yang positif yang diwadahi oleh pemerintah. Hal ini sebagai upaya untuk mendorong anak-anak muda, khususnya di bagian utara Makassar untuk menumbuhkan partisipasi mereka untuk turut serta dalam pembangunan. Tidak seperti saat ini dimana justru menimbulkan kekhawatiran dan kecemasan bagi masyarakat.
“Selama ini pemuda di Makassar tidak ada yang mengarahkan apalagi tidak ada wadah. Makanya, diperlukan wadah organisasi agar para pemuda disana dapat tersaluran ke hal yang lebih positif. Bukan justru hal yang negatif yang seperti kemarin tawuran terus,” ungkapnya di gedung DPRD Makassar, Selasa (11/8).
Terlebih lagi, menurutnya, pemerintah perlu menjalankan Peraturan Daerah (Perda) No 6 tentang Kepemudaan di Kota Makassar yang hingga kini belum efektif.”Saya mau pemuda di bagian utara Kota Makassar mendapatkan edukasi. Banyak pemuda-pemuda disana yang belum tahu keberadaan perda ini dan kita juga melihat pemerintah belum mengefektifkan itu,” ujarnya.
“Saya bersama tokoh masyarakat dan pemerintah untuk sementara ini berusaha mendamaikan, memberikan edukasi, dan pemahaman untuk sama-sama menjaga utara ini. Rasa kepemilikan bahwa utara ini milik kita bersama harus ditumbuhkan,” tambahnya.
Sebab sejauh ini, wadah pemuda yang ada di utara Makassar untuk berkumpul, baru sebatas komunitas-komunitas yang skopnya sangat kecil. Sehingga kedepan, Legislator Fraksi PPP Makassar ingin mendorong agar pemuda utara bisa membentuk organisasi agar lebih produktif dan punya peran serta andil untuk pembangunan kota kedepan.
“Disana masih berbentuk komunitas, belum organisasi. Sehingga ini perlu didorong agar komunitas-komunitas pemuda di utara bisa menjadi organisasi yang mampu bersinergi dengan pemerintah,” bebernya. (ita)




×


Cegah Tawuran, Dorong Bentuk Organisasi Pemuda

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar