pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Kondisi Rusunawa Kembali Aman Pascademo

MAKASSAR, BKM–Kondisi di rumah susun sewa (Rusunawa) Kelurahan Letta dan Pannambungan, Kecamatan Mariso mulai aman, pascasebelumnya puluhan warga melakukan aksi demo di Kantor Balai Kota terkait dugaan pungutan liar yang dilakukan pengelola.
Menurut salah seorang penghuni rusunawa, Frangky yang dihubungi BKM, Selasa (11/8) mengatakan, ia telah menetap sejak 11 tahun di rusunawa. Sehari-harinya dia bekerja sebagai buruh serabutan. Frangky hidup bersama keluarganya dalam ruangan yang sederhana.
“Saat ini tidak ada lagi biaya pengeluaran sewa ini itu, kembali seperti awal lagi yang cukup terjangkau untuk dapat bertahan hidup di Kota Makassar,” kata Frenki.
Lebih lanjut ia menjelaskan, pemerintah kota mulai melihat kondisi warga rusunawa. Apalagi dimasa pandemi covid-19, banyak dari warga yang terkena dampak seperti di PHK dan dirumahkan.”Terima kasih Pak Wali yang telah menata kembali rusunawa,” kata Frangky.
Sementara itu, saat ini inspektorat tengah melakukan penyelidikan terkait laporan warga soal adanya dugaan pungutan liar (Pungli) di rusunawa. Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) ini mulai dilakukan, Senin (10/8).
Kepala Inspektorat Makassar, Zainal Ibrahim, mengatakan, pihaknya menyelidiki apa yang terjadi di rusunawa, termasuk laporan warga yang mengeluhkan adanya kenaikan tarif listrik dan air.
PPDT ini sendiri dilakukan dengan bekerjasama pihak Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman kota Makassar, termasuk pemerintah setempat dalam hal ini pihak kecamatan.
“Kan yang dipermasalahkan pokok di sana masalah listriknya, air. Kita mau lihat apa kondisinya begitu, terus katanya ada penghuni liar,” ujar Zainal saat dikonfirmasi, Selasa (11/8).
Diketahui, sepekan lalu, ratusan warga penghuni rusunawa melakukan aksi demo di kantor Balai Kota Makassar. Warga protes lantaran tagihan listrik dan air dinilai tidak masuk akal, termasuk biaya balik nama kepemilikan kamar di rusunawa yang mencapai jutaan rupiah. Warga menduga pengelola Rusunawa dalam hal ini UPTD Rusunawa yang dibawahi Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman melakukan pungli.
Kondisi Rusunawa saat ini berangsur mulai seperti biasa, dimana mayoritas penghuni rusun adalah pekerja yang tinggal berkeluarga dengan pekerjaan yang beragam.(jun)



×


Kondisi Rusunawa Kembali Aman Pascademo

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar