pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Makassar Daerah Tertinggi Realisasi Investasi

MAKASSAR, BKM–Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Provinsi Sulsel, Jayadi Nas, menyebutkan, saat ini geliat investasi dalam negeri dan investasi Asing sudah mulai menunjukkan trend positif.
Ia mengatakan, secara akumulatif, investasi di Sulsel telah mencapai Rp4,8 triliun. Angka ini mengalami peningkatan dari semester I dan II. Secara akumulatif Rp4,7 triliun. Ditambahkan, nilai investasi tersebut masih didominasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Jayadi tidak merincikan.
“Secara akumulatif, menunjukkan trend positif dibandingkan pada kuartal sebelumnya, ” ungkap Jayadi.
Telah diketahui pada kuartal I dan II tahun 2020 Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) gairakan investasi di Sulawesi Selatan (Sulsel). Masing-masing PMA sebesar Rp 1,050 triliun sementara PMDN sebesar Rp 3,674 triliun. Jika dipresentasikan sebesar 34 persen dari target Rp13,87 triliun.
Jayadi mengaku, meskipun nilai investasi di Sulsel mengalami peningkatan. Pandemi covid-19 sangat berdampak terhadap aktivitas investasi tidak hanya di Sulsel tapi seluruh Provinsi di Indonesia.
Hal tersebut. Menurut Jayadi, penanganan covid-19 harus serius sehingga nilai investasi di Sulsel mengalami peningkatan. Mengingat sejumlah kebijakan yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Sulsel semuanya mengarah peningkatan investasi.
“Pandemi covid-19 ini, berdampak kepada seluruh daerah. Jadi menurut saya penanganan tetap harus serius, tapi kita punya suasana kemudahan berinvestasi tetap terjaga,” ujar Jayadi.
Kata Jayadi, pandemi covid-19 bukan menjadi alasan untuk tidak meningkatkan investasi di Sulsel. Investasi harus menggeliat dengan memberikan kemudahan kepada seluruh investor. Disamping penanganan covid-19 juga harus menjadi utama.
“Kemudahan berinvestasi tetap kita jalankan dan juga kita berharap bahwa covid-19 semakin melandai dan kita bisa melakukan usaha yang lebih cepat,” ungkap Jayadi.
Sebelumnya Jayadi menyebutkan ada enam sektor usaha dengan nilai realisasi terbesar pada triwulan II tahun 2020 (PMA dan PMDN) yakni sektor transportasi Rp1,095 triliun, disusul sektor konstruksi Rp671,8 miliar, sektor listrik, gas dan air Rp671,7 miliar, sektor pertambangan Rp534,7 miliar, sektor hotel dan restoran Rp262,455 miliar, sektor lainnya sebesar Rp555,5 miliar.
“Enam lokasi nilai realisasi investasi terbesar, Kota Makasssar Rp2,214 triliun (59 persen), Kab Luwu Timur Rp527,3 miliar (14 persen), Kab Tana Toraja (11 persen) Rp439,1 miliar (11 persen), Kab Gowa Rp177,7 miliar (4 persen), Kab Sidrap Rp123,4 miliar (3 persen), Kab lainnya Rp265,5 miliar (7 persen),” ucapnya.(nug)




×


Makassar Daerah Tertinggi Realisasi Investasi

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar