pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Harga Garam Anjlok Dipasaran

MAKASSAR, BKM–Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, Sulkaf Latief menuturkan, permasalahan besar yang dihadapi petani garam lokal saat ini adalah tingginya impor yang dilakukan pemerintah pusat.
Hal ini, mengakibatkan harga garam di Sulsel anjlok. Dimana harga garam lokal Sulsel hanya Rp20 ribu per 50 kg. Sehingga jika dirata-ratakan harga per kg sebanyak Rp400.
“Bagaimana harga garam lokal tidak hancur-hancuran sesuai aturan dalam setahun itu pemerintah pusat hanya bisa mengimpor garam 1,7 juta ton, tapi kenyataannya mereka mengimpor 2,5 juta sampai 3 juta ton dalam setahun,” ungkap Sulkaf.
Sulkaf juga menegaskan, tingginya impor garam yang dilakukan pemerintah pusat setiap tahun membuat serapan garam kita terus menurun disamping juga kualitas garam kita rendah. Akibatnya industri Makan Minum lebih mendahulukan membeli garam impor dibandingkan garam lokal.
“Harusnya peningkatan kualitas garam lokal tidak hanya dibebankan kepada dinas kelautan, tapi seluruh stakeholder terkait misalnya untuk harga harus dinas perdagangan yang membuka pasar disamping dinas perindustrian yang mengarahkan seluruh industri makan minum untuk menggunakan garam lokal,” tandas Sulkaf.
Ketika seluruh stakeholder terkait mampu bersinergi dengan baik, maka petani garam di Sulsel akan mengalami peningkatan pendapatan.
“Dalam setahun itu kita mampu menghasilkan garam hingga 100 ribu-130 ribu ton. Meskipun tahun ini produksi garam kita mengalami penurunan sedikit dibandingkan tahun lalu karena musim kemarau tidak terlalu panjang,” ujar Sulkaf.(nug)



×


Harga Garam Anjlok Dipasaran

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar