MAKASSAR, BKM– Penjabat Wali Kota Makassar, Rudy Djamaluddin melakukan inspeksi mendadak ke dinas-dinas sekaligus memantau kinerja para staff yang bertugas. Salah satu dinas yang menjadi sorotannya yakni Dinas Catatan Sipil Kota Makassar.
Di kantor tersebut, Pj Wali Kota Makassar masih menemukan adanya antrian warga yang mengurus kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el). Olehnya itu, Rudy meminta Kepala Dinas Catatan Sipil Kota Makassar, Puspa Ariati untuk segera menambah loket layanan agar tidak terjadi penumpukan warga.
Menurutnya, sudah waktunya pembenahan di lakukan agar memudahkan warga mengurus keperluannya. Tidak perlu berlama-lama berada di dinas untuk hal yang dapat segera di selesaikan.
“Efektifkan waktu pelayanan. Jangan biarkan warga membuang lama waktunya untuk antri. Infokan apa saja kebutuhan berkas yang harus dilengkapi. Mudahkan jangan di persulit,”ujar Rudy sembari mengelilingi Discapil.
Selain itu, Rudy juga meminta agar disediakan kotak saran agar mengetahui sejauh mana bentuk kepuasan warga terhadap kualitas layanan.
“Kotak saran itu perlu. Siapkan saja selebaran yang bisa di ceklis warga. Kunci kotak dipegang inspektorat. Nah setiap bulannya bagian dari inspektoratlah yang akan membuka dan mengecek bagaimana tanggapan warga,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Catatan Sipil Kota Makassar, Puspa Ariati mengatakan, akan menjadikan saran dan masukan Pj Wali Kota Makassar untuk lebih mengefektifkan pelayanan.
“Kami sadari masih ada beberapa yang perlu diperbaiki dan ke depan akan menjadi acuan untuk lebih prima lagi melayani masyarakat,”pungkas Puspa.
Selain layanan manual yang dilakukan di Kantor Catatan Sipil Kota Makassar, layanan online untuk memudahkan warga juga di terapkan seperti pembaruan data maupun pengurusan lainnya. (rhm)

