MENINGKATNYA kasus covid-19 dalam sebulan terakhir di Kota Makassar mempengaruhi pemulihan ekonomi dari berbagai sektor. Olehnya itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar meminta ke Pemerintah Kota Makassar untuk mempertimbangkan keluhan warga dan pelaku usaha di kota Makassar.
Menurut Ketua Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kota Makassar, William Lauren, tujuan dilakukan rapat dengar pendapat (RDP) untuk membahas evaluasi pemulihan ekonomi di tengah pandemi dan rencana PSBB kedepannya.
Mario David
Hadir dalam rapat sejumlah SKPD Kota Makassar diantaranya, inspektorat, Dinas Perizinan Satu Pintu, Dinas Pariwisata, asosiasi tempat hiburan malam (THM), perhimpunan hotel Republik Indonesia (PHRI) Kota Makassar, dan Bagian Hukum Pemkot Makassar.
“Kami lakukan RDP ini untuk pemulihan ekonomi di kota Makassar karena ini menjadi perhatian bersama karena jika dilakukan PSBB nantinya maka pemkot harus menemukan solusi dengan adanya pembatasan aktivitas malam hari dan bagaimna nasib pelaku usaha hotel dan sebagainya,” ungkapnya, akhir pekan lalu.
Anggota komisi B DPRD Makassar, Mario David, juga menyampaikan bahwa pemerintah kota harus mencarikan solusi untuk usaha dan industri yang terdampak.
“Tolong pemerintah panggil mereka duduk bersama bagaimana langkah teknisnya mengatasi semua persoalan dari pihak industri kita, ini kan salah satu PAD terbesar juga di Makassar,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut Asisten II Pemkot Makassar Sittiara Kinang berujar, semua permasalahan yang disampaikan dalam RDP kali akan segera diteruskan kepada pj wali kota dan tim satgas covid-19.(ita)

