MAKASSAR, BKM — Bantuan kemanusiaan untuk korban gempa di Sulawesi Barat terus mengalir. Kali ini penyaluran bantuan diberikan Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar bersama Cabang Kejaksaan Negeri Pelabuhan Makassar.
Bantuan logistik kemanusiaan berupa makanan pokok dan kebutuhan lainnya disalurkan di posko-posko pengungsian wilayah Mamuju dan Majene di Sulbar. Penyaluran logistik dipimpin langsung Kepala Seksi Intelijen Kejari Makassar Ardiansah Akbar.
“Kejari Makassar dan Cabjari Pelabuhan Makassar telah melakukan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi korban gempa bumi di Mamuju dan Majene, Sulbar. Tim bentukan Kepala Kejari Makassar Andi Sundari telah menyalurkan bantuan berupa makanan pokok dan kebutuhan lainnya yang dibutuhkan oleh pengungsi yang tinggal di pengungsian,” ujar Ardiansah Akbar.
Bantuan yang disalurkan, kata Ardiansah, bersumber dari hasil sumbangan para pegawai Kejari Makassar. Adapun enam titik posko yang dituju, yaitu posko yang berada di Desa Paku Angin, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene.
Dalam penyaluran bantuannya, tim berangkat dari kantor Kejari Makassar pada hari Jumat (22/1) pukul 16.30 Wita, dan tiba dilokasi tujuan di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene Sabtu (23/1).
“Posko tersebut sengaja kami pilih, karena berdasarkan informasi yang didapatkan dari teman di Kejari Majene bahwa ada beberapa penampungan pengungsian yang belum maksimal tersentuh oleh bantuan. Karena itu kami berinisiatif untuk menyalurkan bantuan dilokasi tersebut yang memang cukup jauh dari jalan poros Majene-Mamuju,” jelasnya.
Bantuan Kahmi dan HMI
Pengurus Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) bersama Korps Alumni HMI (Kahmi) Wilayah Sulsel menyalurkan bantuan untuk para korba gempa di Sulbar, Jumat (22/1). Penyaluran bantuan tersebut dipimpin langsung Ketua Umum Badko HMI Sulselbar Lanyala Soewarno bersama Ketua Majelis Wilayah Kahmi Sulsel HM Roem, dan Sekretaris MW Kahmi Sulsel Irwan Muin.
Soewarno menuturkan, bantuan berupa perlengkapan bayi, kebutuhan lansia dan makanan ini akan langsung disalurkan kepada para korban gempa di sejumlah wilayah di Sulbar.
“Kami bersama pengurus (Badko HMI Sulselbar) dan Kahmi tidak tinggal diam. Kami langsung mengumpulkan donasi untuk dibelanjakan serta kami antarkan langaung ke Sulbar,” ujar Soewarno.
“Kami bawa perlengkapan bayi berupa susu, popok, selimut, vitamin, makanan serta kebutuhan lain para pengungsi,” lanjut Soewarno.
Ketua Kahmi Sulsel HM Roem saat melepas bantuan, mengatakan hal tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi yang identik dengan warna hijau dan hitam itu kepada para korban bencana.
“Ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap saudara-saudara yang tertimpa musibah. Mungkin yang kita bawa ini tidak seberapa nilainya, namun ini adalah wujud dari kepedulian kita terhadap saudara-saudara kita di Sulbar,” ujar H M Roem.
Ia juga meminta para tim yang berangkat membawa bantuan agar menjalin koordinasi dengan kader HMI dan pemerintah yang ada di Sulbar. “Silakan tim berkoordinasi dengan teman-teman kita yang ada di sana, yang lebih tahu kondisi. Saya berharap ini bukan awal dan terakhir. Semoga ke depan ada lagi bantuan yang akan menyusul,” imbuhnya. (arf)

