MAKASSAR, BKM– Wali Kota Makassar terpilih, Mohammad Ramdhan Danny Pomanto mulai melakukan berbagai kegiatan jelang pelantikannya sebagai Wali Kota Makassar bersama Fatmawati Rusdi sebagai Wakil Wali Kota Makassar.
Dalam sepekan ini, Danny mulai membahas sejumlah program penting untuk pembenahan Makassar. Termasuk mengumpulkan kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
Ada tiga program percepatan yang disusun.Pertama, penanganan bencana terkhusus bencana non alam yang saat ini melanda yakni Covid-19. Kedua, tata ulang pemerintahan. Terakhir, mengembalikan konsep Smart City.
Disampaikan Danny, penanganan Covid-19 menjadi fokusnya. Ia ingin memastikan agar masyakarat Makassar terbebas dari pandemi ini. Bahkan, dirinya merancang satu skenario untuk mengintervensi penularan virus.
“Saya ingin memastikan bahwa pelayanan masyakarat di Kota Makassar berjalan dengan baik, transparan, dan akuntabel,” kata Danny.
Termasuk visi misi percepatan pemerintahan yang Smart, Sombere, dan bersih dari indikasi korupsi.Sedangkan untuk Smart City, Danny menegaskan dirinya akan mengembalikan konsep tersebut. Ia menilai program tersebut merupakan program solutif untuk mengurai permalasahan di kota.
Sombere’ adalah kearifan Makassar yang berarti hospitality, keramahan yang menjadi karakter Makassar.
Konsep ini bahkan telah diakui oleh publik. Baik secara nasional maupun internasional. Hal itu terbukti dalam Smart City Index tahun 2019 yang dikeluarkan The IMD World Competitiveness Center Smart Ciy Observstory, Kota Makassar berada di peringkat 80, sementara Jakarta diposisi 81 dari 102 negara.(jun)
Kumpulkan SKPD Hingga Siapkan Program
×

