PERESMIAN Jalan Tol Layang AP Petta Rani hingga kini belum dilakukan. Padahal rencananya, proyek ini diresmikan pada Oktober tahun 2020 lalu, bersamaan dengan peresmian Bandara Buntu Kunik Tana Toraja, serta ground breaking proyek Twin Tower 34 lantai dan pembangunan stadion Mattoanging oleh Presiden RI, Joko Widodo.
Laporan: NUGROHO
Direktur Utama PT Bosowa Marga Nusantara, Anwar Toha mengatakan, hingga kini ia belum menerima jadwal peresmian megaproyek senilai Rp1,6 triliun tersebut.
Ia mengaku jadwal peresmian tol layang AP Petta Rani Makassar diberikan langsung oleh presiden Jokowi. Namun lanjut Anwar Toha, jadwal atapun mekanisme peresmian belum ia ketahui.
“Belum ada (rencana peresmian), sampai hari ini belum ada dari pak gub atapun dari pak presiden belum ada sama sekali,” kata Anwar Toha, Selasa kemarin.
“Tentu dari pak presiden, kan sementara pak presiden yang mau resmikan, kita belum dapat petunjuk dari Mentri PUPR, apakah pak presiden mau langsung datang atau kah hanya disaksikan oleh DPRD atau pak gubernur dan pak menteri, kita masih nunggu arahan,” tambahnya.
Anwar Toha menambahkan bahwa saat ini progres Pembangunan Jalan Tol Layang AP Petta Rani telah rampung 100 persen pada bagian atas.
Sementara untuk pekerjaan pada bagian bawah jalur tol telah mencapai 89 persen. Anwar menjadwalkan pekerjaan pada bagian bawah akan selesai pada akhir Pebruari tahun ini.
“Kalau yang diatas sudah 100 persen tol layangnya, kalau yang bagian bawa sudah 89 persen. Tinggal pedestarian saja, makanya tinggal 89, kalau pedestarian itu tidak masalah lah,” paparnya.
Khusus pengerjaan bagian bawah, ia mengaku pihaknya telah melakukan Pengerjaan dengan mempertebal lapisan aspal hingga 10 cm. Setelah itu pihaknya akan melanjutkan ke pengerjaan marka jalan.
“Kalau sudah selesai itu lapis keduanya, tunggu 15 hari kita kasih pembatas jalan atau Marka itu,” tutupnya.(*)

