MAKASSAR, BKM– Ahli Epidemiologi dari Universitas Hasanuddin, Ansariady menyebutkan, selama sepekan terakhir, angka kasus covid-19 mengalami tren penurunan.
Kendati tidak menurun drastis, namun kata Ansariady, itu lebih baik dibanding terjadi peningkatan secara eksponensial.
“Ada perubahan kasus dibanding pekan sebelumnya. Berdasarkan data, kasus harian covid-19 di Makassar saat ini rata-rata 100-200 perhari,” ungkapnya saat memaparkan kondisi kasus covid-19 di
Baruga Anging Mamiri, Rujab Walikota Makassar, Senin (15/2) sore.
Dia melanjutkan, jumlah orang yang meninggal pada pekan ini karena Covid-19 didominasi dari kalangan usia tua. Jumlahnya sebanyak 26 orang. Terjadi peningkatan dari sebelumnya yang berjumlah 12 orang.
“Kalau diibaratkan kendaraan kecepatan covid-19 di Makassar itu stabil. Karena penyakit menular itu tidak bisa langsung turun drastis, pasti perlahan,” jelasnya.
Ia meminta, agar seluruh masyarakat berperan aktif dalam memerangi pandemi covid-19.”Harus ada kesadaran bersama untuk melawan Covid-19,” tutupnya.
Sementara itu, Pj Walikota Makassar Rudy Djamaluddin mengatakan, meski kasus covid-19 masih cukup tinggi, namun jika dibandingkan sebelum libur panjang, dan Pilkada, sudah cukup menurun.
“Kita bersyukur, puncak covid sudah kita lalui, dengan melakukan pengetatan pengawasan protokol kesehatan, yang dilakukan oleh teman – teman satpol PP, TNI dan Polri, juga melalui surat edaran,” ujar Rudy.
“Kami juga ingin menegaskan, agar penangan covid-19, harus seimbang antara pemulihan ekonomi dan pengendalian covid-19. Namanya perimbangan, pasti tidak ada yang 100 persen, jadi tentu ada yang merasa dirugikan. Tapi sesuai instruksi presiden, bahwa keselamatan adalah yang nomor satu,” lanjutnya.
Rudy pun mengucapkan rasa terima kasihnya kepada masyarakat, yang sudah bersabar dalam menghadapi pandemi ini.
“Semoga kita bisa melewati ini semua, karena Badai Pasti Berlalu,” tutupnya. (rhm)
Kasus Covid Mulai Turun Namun tidak Drastis
×

