MAKASSAR, BKM–Dewan Perwakilan Rakyat DaerahKota Makassar mengakui hingga sampai saat ini tidak ada satupun organisasi perangkat daerah (OPD) di kota Makassar yang bekerja maksimal, baik dari segi pelayanan masyarakat hingga menangani persoalan infrastruktur.
Olehnya itu, menurut Wakil Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Makassar, Nunung Dasniar, kalau pihaknya akan mengevaluasi seluruh kinerja OPD di bulan Maret mendatang.
Dirinya-pun mewanti-wanti kejadian di tahun lalu dimana serapan anggaran OPD yang masih kurang hingga memberi dampak buruk bagi masyarakat.
“Kalau kita mau lihat data di tahun lalu, kinerja mereka tidak ada yang sampai 50 persen, rata-rata serapan OPD itu paling tinggi 20-25 persen. Kita mau bilang buruk, yah semuanya. Makanya kita tuntut nanti di triwulan pertama sampai kedua ini serapannya harus bisa sampai 40-50 persen, karena kalau tidak pelayanan ke masyarakat juga pasti buruk,” ungkapnya di Gedung DPRD Makassar, Rabu (17/2).
Nunung Dasniar
Begitupun yang dikatakan anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Makassar, Andi Pahlevi, bahwa ia tidak memungkiri masih banyak pelayanan yang diberikan oleh OPD belum maksimal seperti kinerja Pekerjaan Umum, beberapa target dan pelayanan belum berjalan sampai akhir tahun dan beberapa lelang belum dilakukan.
“Kita belum lakukan evaluasi untuk melihat sejauh mana kerja-kerja OPD sampai saat ini, tapi kemarin (tahun lalu) Dinas PU dan OPD di bawah naungan pembangunan ini memang belum maksimal. Salah satu alasannya karena pandemi. Sekarang ini kita minta pekerjaan sampai triwulan kedua sudah harus berproses karena masih banyak pekerjaan yang sementara berjalan nanti di akhir anggaran mandek,” jelasnya.
Begitupun kinerja Dinas Sosial dinilai masih kurang mengatasi masalah-masalah pengemis dan gelandangan termasuk anak jalanan.
Sedangkan Anggota Komisi D DPRD Makassar, Saharuddin Said juga belum puas dengan pelayanan yang diberikan Dinas Pendidikan dan Dinas Pariwisata selama pandemi ini belum ada solusi dan inovasi yang diberikan untuk mengatasi hal tersebut.(ita)

