pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Dua Bulan tak Kelihatan, Nenek Ditemukan Tewas di Rumahnya

GOWA, BKM —  Warga Kompleks Resident 2000 (R2000) di Desa Tamanyeleng, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, geger. Seorang perempuan berusia 69 tahun ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kediamannya, Kamis siang (22/4).

Bhabinkamtimas Desa Tamanyeleng Polsek Barombong, menjelaskan kronologi penemuan mayat yang diketahui berdarah asli Banjarmasin, Kalimantan Selatan itu.

Hamsina diketahui sudah lama menetap di Gowa, kendati identitas kependudukannya masih tercatat berdomisili Kota Makassar sesuai KTP yang dimilikinya.

Awalnya, mayat Hamsina ditemukan ketika tak sengaja sejumlah warga curiga melihat rumahnya dalam keadaan kosong namun pintunya terbuka.

Karena semakin curiga, seperti dituturkan Bhabinkamtibmas Tamalayang dan Babinsa Tamalayang, akhirnya seorang warga memberanikan diri masuk ke dalam rumah untuk memastikan.

Warga agak ragu, sehingga meminta ketua RT dan RW setempat mendampingi untuk memeriksa kondisi isi rumah korban.
Alangkah kagetnya mereka setelah melihat kondisi dalam rumah dan melihat tubuh Hamsina sudah tidak bernyawa lagi.

“Korban ditemukan sudah meninggal dunia dengan posisi tertelungkup tanpa pakaian di area dapur,” kata Bhabinkamtimas Desa Tamnyeleng Polsek Barombong Aipda Adam Beta ditemui di TKP, kemarin sore.

Saat ditemukan, kondisi mayat korban telah mengering. 

Selain itu, polisi tidak bisa memastikan apakah ada luka pada tubuh korban. Diduga korban sudah meninggal dua bulan sebelum ditemukan.

“Kondisi mayat korban sudah kering. Diperkirakan sudah dua bulan lebih. Untuk sementara saya belum bisa memastikan apakah ada kekerasan atau tidak. Nanti tim Inafis yang sampaikan,” kata Aipda Adam Beta.

Setelah diprosesi oleh warga dan pihak keluarga, jenazah korban lalu dikuburkan sekitar pukul 15.30 Wita di pekuburan Desa Taeng, Kecamatan Pallangga.

Sebelum dimakamkan, proses evakuasi mayat korban sangat mengharukan. Apalagi pihak keluarga korban baru tahu. Sebelumnya, atas rembuk keluarga mereka menolak untuk dilakukan otopsi.

Oleh sebagian warga sekitar, korban dikenal sebagai pribadi yang baik dan ramah kepada para tetangganya.

Hal itu dibenarkan seorang tetangganya bernama Ati (47). Menurut Ati, nenek Hamsina sangat ramah dan baik. Korban juga kesehariannya berjualan di depan rumahnya dan memang tinggal sendirian.

Hamsina juga sangat rajin beribadah dan sering didengar tetangga mengaji sambil menjaga jualannya.

“Setahu kami, Nenek Hamsina tidak memiliki anak dan suaminya pun sudah lama meninggal. Tapi sesekali ibu Hamsina dijenguk keluarganya,” tambah Ati.

Dipaparkan Ati, Hamsina sebelumnya dikira berkunjung ke rumah keluarganya. Sebab setiap hari tidak pernah terlihat dalam kurun waktu dua bulan terakhir, sampai akhirnya ditemukan sudah meninggal dunia.

“Terakhir terlihat sehat-sehatji. Tapi setelah itu sudah tidak muncul-munculmi. Kami kira ibu Hamsina pergi ke rumah keluarganya. Herannya kami, karena pintu rumahnya terbuka. Makanya akhirnya warga disini beranikan diri mengecek dan memanggil Pak RT dan RW, juga security perumahan agar untuk rumah ibu Hamsina,” beber Ati.

Ditanya apa penyakit Hamsina, Ati menyebutkan bahwa yang para tetangga tahu adalah Hamsina mengidap tekanan darah tinggi. (sar)




×


Dua Bulan tak Kelihatan, Nenek Ditemukan Tewas di Rumahnya

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar