pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

Pria yang Dibakar di Hutan Belum Pernah Urus KTP

Identitasnya Belum Diketahui

MAROS, BKM — Siapa pria yang tewas dibakar di pinggir hutan Kampung Tompo Ladang, Desa Padaelo, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros, hingga saat ini masih misterius. Identitasnya belum juga bisa diketahui, walau pemeriksaan sidik jari telah dilakukan. Sebab korban belum pernah mengurus administrasi kependudukan berupa kartu tanda penduduk (KTP).
”Sidik jarinya sudah ada. Sudah dilakukan pengecekan data. Hasilnya, korban belum pernah terdaftar dan memiliki KTP,” ungkap Kapolsek Mallawa Iptu Makmur yang dihubungi, Minggu (13/6).
Guna mengungkap identitas pelaku, aparat Polsek Mallawa rutin menyampaikan informasi melalui pengeras suara di masjid-masjid yang ada di daerah ini. Warga diminta untuk datang melapor bila merasa kehilangan anggota keluarganya. Namun sejak penemuan mayat pada Jumat (11/6) hingga kemarin, belum ada yang melapor ke mapolsek setempat.
Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan mengungkapkan, hasil laboratorium forensik (labfor) Polda Sulsel telah keluar. Ia pun menyampaikan beberapa hal yang diharapkan dapat membantu penyidik dari Polres Maros untuk bisa segera mengungkap kasus ini. Karena berdasarkan catatan Polda Sulsel, ini adalah kasus orang mati karena dibakar yang kedua kali dalam dua bulan terakhir yang terjadi diwilayah hukum Polres Maros.

Dijelaskan E Zulpan, dari hasil labfor menunjukkan fFakta terbaru bahwa korban meninggal karena sengaja dibakar. Dalam tubuhnya ditemukan cairan yang dapat memicu pembesaran api, yaitu bensin.
Selain itu, hasil labfor juga mengungkap adanya luka tusuk di tubuh korban.

“Ya, dari hasil labfor yang kami terima, mengungkap bahwa korban tersebut dibakar. Dengan adanya luka tusuk di tubuh korban, kemungkinan dibunuh dulu sebelum dibakar,” ungkap E Zulpan, Sabtu (12/6).

Biddokkes Polda Sulsel juga telah mengotopsi mayat terbakar tersebut, dan memastikannya berjenis kelamin laki-laki. Usianya diperkirakan antara 16 sampai 25 tahun.

“Untuk itu kami juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan keluarga dengan ciri-ciri di atas bisa datang ke Biddokkes Polda Sulsel untuk diambil DNA dan data-data antemortem untuk identifikasi korban,” terang E Zulpan.
Pada Jumat (11/6) pagi, sesosok mayat lelaki tanpa identitas ditemukan warga hangus terbakar di hutan bukit Kemiri, Desa Padaelo, Kecamatan Mallawa. Posisinya tengkurap dan seluruh tubuhnya sudah hangus terbakar.
Korban pertama kali ditemukan oleh salah seroang warga yang setiap hari mengawal atau membantu supir truk yang mau masuk hutan kemiri. Ia melihat ada asap di tepi hutan kemiri, namun menduga hanya sampah yang terbakar.
Usai mengawal mobil truk pukul 06.20 Wita, menurut Kapolsek Mallawa Iptu Makmur, warga tersebut mencoba mengecek asal asap yang dilihatnya pada pagi buta itu. Alangkah kagetnya ia setelah melihat sosok tersebut adalah manusia. Dia pun langsung ke polsek melapor apa yang dilihatnya.
Kuat dugaan korban sudah tewas lalu dibawa ke lokasi penemuan. Tujuannya untuk menghilangkan jejak pelaku. Korban diduga sengaja dibakar lalu ditinggalkan, karena lokasi jasad korban ditemukan bukan di bawah pohon yang banyak daun dan ranting kayu. Justru posisinya tengkurap di semak- semak lalu dibakar. (ari)




×


Pria yang Dibakar di Hutan Belum Pernah Urus KTP

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link

Tinggalkan komentar