MAKASSAR, BKM–Menjelang hari raya Idul Adha harga kebutuhan pokok terpantau normal, hanya beberapa saja yang cukup meningkat secara signifikan. Seperti harga minyak dan cabai di pasar tradisional Terong dan Pa’baeng-baeng Makassar.
Salah satu pedagang pokok yang berada di Pasar Terong, mengaku bahwa harga kebutuhan pokok sampai hari ini masih terpantau normal. Hanya beberapa kebutuhan pokok saja seperti minyak dan cabe yang mengalami kenaikan, dan itupun harga mulai naik semenjak hari raya Idul Fitri lalu.
“Minyak dari dulu harga sudah naik, masih idul fitri sampai sekarang masih naik,”ujar Andi Ute salah satu pedagang di pasar Terong, Sabtu (17/7).
Andi Ute yang telah berjualan empat tahun di Pasar Tradisional Terong, mengungkapkan, situasi pandemi sekarang ini sangat mempengaruhi pasar tradisional, hal ini dibuktikan dengan kurangnya pembeli dibandingkan dengan sebelum adanya covid-19.

“Ditaumi situasi sekarang bagaimana, karena adanya pembatasan, pasar tradisional sepi pengunjungmi beda sebelum adanya covid-19,” ujarnya.
Sementara di Pasar Tradisional Pa’baeng-baeng, harga kebutuhan pokok masih dalam keadaan stabil, hanya beberapa kebutuhan pokok yang harganya meningkat termasuk cabai rawit yang dipatok 50 ribu perkilo, cabai besar 25 ribu perkilo dan tomat 17 ribu perkilo.
Faridah, pemilik pedagang kebutuhan pokok ini, mengaku bahwa harga kebutuhan pokok mulai naik semenjak 2 bulan yang lalu, mulai dari minyak,cabai, hingga tomat.

“sudah lamami ini naiknya harga, bukanpi menjelang idul adha baru naik,” imbuhnya saat ditemui.
Kebutuhan pokok lainya cukup stabil seperti bawang dan gula,meski keduanya tetap laris pembeli. Faridah mengungkapkan keluhanya terhadap kurangnya pembeli sampai hari ini, yang diakibatkan oleh situasi pandemi.(pkl)

