MAKASSAR, BKM,—Pengurus Daerah (PD) XIX FKPPI Sulsel, menyerahkan bantuan oksigen konsentrat ke Rumah Sakit (RS) TK II Pelamonia Kesdam XIV Hasanuddin, Makassar.
Bantuan sebanyak 25 unit ini diserahkan oleh Ketua PD XIX FKPPI Sulsel, Suwandi Mahendra yang diterima langsung Kepala Rumah Sakit Pelamonia, Kolonel dr Pontjo di Makassar, Senin (30/8).
Ketua PD XIX FKPPI Sulsep, Suwandi Mahendra, mengatakan, bantuan oksigen konsentrat yang diberikan kepada pihak rumah sakit Pelamonia ini sebagai wujud kepedulian FKPPI terhadap persoalan bangsa terkait penanganan covid-19.
“Ini adalah bentuk kepedulian kami di FKPPI membantu pemerintah dalam menangani sekakigus menuntaskan persoalan pandemi Covid-19 yang selama ini mendera dunia termasuk kita di tanah air, terkhusus di Sulsel,” kata Suwandi.
Menurut Suwandi bantuan oksigen konsentrat yang diserahkan ini berasal dari tingkat kader di pusat yang dibagi ke sejumlah rumah sakit di seantero tanah air.
Ia mengatakan, bantuan oksigen konsentrat yang memang sangat dibutuhkan oleh rumah sakit ini selain diberikan ke rumah sakit Pelamonia, pihaknya juga akan memberikan bantuan serupa kepada rumah sakit Bhayangkara sebanyak 15 unit dan juga rumah sakit dr Dody Sardjoto sebanyak 10 unit.
“Jadi bantuan oksigen konsentrat yang kita serahkan ini menyasar rumah sakit milik TNI dan Polri,” ujar mantan Kepala Dinas Sosial Sulsel ini menambahkan.
Sementara itu, Kepala Rumah Sakit Pelamonia Makassar, Kolonel dr Pontjo mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Pengurus Daerah XIX FKPPI Sulsel.
Ia mengatakan, bantuan oksigen konsentrat ini memang sangat dibutuhkan oleh pihaknya dalam membantu menangani pasien Covid-19. Apalagi kata dia, beberapa waktu lalu keberadaan tabung oksigen menjadi barang yang langka akibat terjadi lonjakan kasus Covid-19 yang melanda hampir semua wilayah di tanah air termasuk Makassar.
Terkait penanganan pasien Covid-19 di rumah sakit Pelamonia, Kolonel dr Pontjo mengatakan selama ini berjalan baik dan lancar -lancar saja. Ia menambahkan pihaknya bahkan lebih banyak melayani pasien covid-19 dari masyarakat umum berkisar 70 persen dibanding anggota TNI yang hanya berkisar 30 persen.
“Di sini (Rumah Sakit Pelamonia Red) kita siapkan kamar VIP sebagai tempat isolasi dengan kapasitas dua tempat tidur yang dilengkapi dengan ventilator. Demikian juga ruang ICU juga ada yang kita siapkan khusus bagi pasien Covid lengkap dengan ventilatornya,” punkas dr Pontjo. (rls)

