ANGGOTA Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, setuju jika ada resetting atau pergantian direksi di perusahaan daerah maupun perusahaan umum daerah di kota Makassar. Terutama direksi yang selama ini tidak memiliki inovasi dari segi pelayanan.
Anggota Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Kota Makassar, William Laurin, mengatakan, jika ada direksi yang akan diganti maupun ada yang tidak diganti, ia meyakini hal itu telah melalui kajian maupun evaluasi dari pemerintah kota.
Jadi, ia memgatakan, untuk para direksi yang sudah tidak mumpuni dan cenderung tidak punya inovasi kedepan, ia sarankan untuk dievaluasi untuk diganti.
“Direksi-direksi yang memang tidak mumpuni, atau memang stagnan, atau tidak punya inovasi kedepan, bagaimana meningkatkan pelayanan dan dari sisi pendapatan, memang harus dievaluasi,” tegas William.
Ia menambahkan, dalam waktu dekat ini pun pihaknya juga akan melakukan evaluasi pada perusahaan-perusahaan daerah atau perusahaan umum daerah yang sudah jalan.
Namun ia menyarankan jika ada pergantian, maka mereka yang diganti harus tetap memgacu pada kinerja.
“Tapi resetting ini tetap mengacu pada kinerja juga. Kinerja ini kan pasti dilakukan beberapan indikator dan faktor juga. Sehingga salah satu ataupun beberapa direksi ini harus diresuffle,” ungkapnya.
William menganggap jika orang yang akan menggantikan direksi yang sekarang haruslah punya kemampuan untuk menyatakan pakta integritas. Dimana bukan hanya mengejar pendapatan, namun juga meningkatkan pelayanan.
“Pakta integritas disini adalah siap. Dalam arti siap meningkatkan sisi pelayanan. Sekarang kan dalam hal ini perusahaan daerah ini, selain mengejar pendapatan, harus dipikir juga soal meningkatkan pelayanan,” jelasnya.(nug)

