pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken
pulsa.rovindo.com - Pusat Distributor Pulsa dan TOken

YIM-Unicef Sudah Latih 14 Master Trainer

Untuk Implementasikan Program Dukungan Kesehatan Mental dan Psikososial pada Anak SD Terdampak Pandemi

MAKASSAR, BKM — Yayasan Indonesia Mengabdi (YIM) bekerja sama Unicef dengan dukungan Japan Government mengembangkan program Dukungan Kesehatan Mental dan Psikososial (DKMP) pada anak Sekolah Dasar yang terdampak pandemi covid-19. Salah satu tahap dari program tersebut, yakni pelatihan master trainer yang nantinya bertugas untuk melatih guru-guru SD yang akan menjadi fasilitator sekolahyang bertugas untuk mendampingi siswa melakukan program DKMP ini.

Pembelajaran online menjadi tantangan tersendiri bagi guru dan orangtua dalam mendampingi anak untuk belajar. Kebiasaan-kebiasaan yang sering dilakukan oleh anak sebelum pandemi covid-19, tentunya sangat jauh berbeda dengan kondisi sekarang, seperti waktu jam belajar, waktu tidur yang berubah, dan perubahan aktivitas lainnya.

Beberapa penelitian menunjukan bahwa pandemi covid-19 telah berdampak pada kesehatan mental anak. Dilaporkan bahwa banyak anak mengalami kecemasan, stres, dan tekanan emosional yang membuat anak tidak merasa bahagia.

Selain itu, situasi school from home (SFH) mengakibatkan anak-anak SD berpotensi mengalami stres akibat tuntutan tugas, kurangnya fasilitas belajar, serta tidak dapat bermain bersama teman-teman di sekolah seperti biasanya. Jika anak mengalami stress, itu tentunya berpotensi akan berdampak pada penurunan prestasi belajar anak, kesehatannya baik fisik dan mentalnya.

Dr Farida Aryani,MPd selaku penaggung jawab program YIM memaparkan bahwa program dukungan kesehatan mental dan psikososial yang dikembangkan, fokus bagaimana membuat siswa agar mampu mengindentifikasi perilaku positif apa saja yang bisa mereka lakukan di rumah di waktu luang bersama keluarga, apa saja yang bisa membuat anak bahagia, serta bagaimana mereka dapat bersikap empati dan berbagi kebahagiaan dengan teman-teman lainya. ”Hal ini nantinya akan membuat siswa merasal lebih bahagia belajar di rumah,” ujarnya.

Selain itu, program DKMP ini juga akan mempersiapkan siswa untuk kembali ke sekolah di era new normal. Siswa akan diberikan pemahaman apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan jika nantinya sudah kembali ke sekolah. “Ketika kembali ke sekolah nantinya, tentu ada kebiasaan-kebiasaan yang harus diubah oleh siswa sebagai bentuk menjaga protokol kesehatan. Informasi-informasi tersebut dapat diperoleh siswa melalui program DKMP ini,” kata Musfirah, salah satu peserta dalam kegiatan pelatihan master trainer. (rls)



×


YIM-Unicef Sudah Latih 14 Master Trainer

Bagikan artikel ini melalui

atau copy link